JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Puluhan Pasien Berburu Kesembuhan di Baksos Pengobatan Berbagai Metode Yang Digelar Majelis Dzikir Ratib Hadad dan Al-Jabar di Kedawung

Salah satu pasien mengikuti pengobatan metode bekam. Foto/istimewa


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Salah satu pasien mengikuti pengobatan metode bekam. Foto/istimewa

SRAGEN– Majelis Dzikir Ratib Hadad dan Al-Jabar menggelar bakti sosial kesehatan melalui terapi pengobatan massal mandiri di Dukuh Melikrejo, RT 19/5, Bendungan,  Kedawung,  Minggu (25/2/2018). Puluhan warga yang didominasi usia tua,  memadati baksos untuk berburu merasakan pengobatan berbagai macam metode tersebut.

Kegiatan baksos pengobatan dipimpin langsung Ustadz Saiful, asal Melikrejo. Menurut Ustadz Saiful melalui koordinator kegiatan lapangan, Setiawan Wawan, baksos digelar mulai pukul 12.00 WIB dengan diikuti sekitar 50an warga.

“Teknik pengobatannya mulai dari akupresur atau totok saraf, terapi zona, bekam akupuntur dan gurah, ” ujar Wawan.

Ia menguraikan kegiatan baksos pengobatan gratis itu dilakukan untuk membantu meringankan beban warga yang mengalami gangguan kesehatan.

Namun lebih dari itu,  baksos juga diharapkan bisa memberi solusi pemecahan atas penyakit atau gangguan kesehatan mengingat pentingnya kesehatan bagi manusia.

Baca Juga :  Jadi Sorotan Nasional, Cerita Kades Jenar Sragen Sejajar dengan Artis Dangdut Zaskia Gotik

“Apalagi di tengah teknologi kesehatan yang semakin maju, penyakit juga semakin banyak modelnya dan kian mengganas. Dan ironisnya, penyakit-penyakit kronis sekarang tidak lagi memandang status sosial. Orang kaya dan miskin sama-sama diserang penyakit-penyakit itu apabila tidak hati-hati dan tidak melakukan tindakan pencegahan,” terangnya.

Sejumlah warga saat mendapatkan pengobatan berbagai metode. Foto/istimewa

Wawan menambahkan pentingnya menjaga kesehatan juga dianjurkan dalam Islam. Para ulama dan auliya banyak menganjurkan umat islam supaya melakukan membentengi diri dari penyakit.

Hal itu perlu mengingat kesehatan bisa menjadi investasi akherat yang menjanjikan. Tak kecuali Al-Imam Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad.

Baca Juga :  Bikin Ngiri, Capaian Vaksinasi Solo Sudah 60 % Padahal Daerah Sekitarnya Baru 20 %. Bupati Sragen: Percuma!

“Beliau menganjurkan kaum muslimin agar betul-betul menjaga kesehatan supaya bisa banyak melakukan ibadah,” pungkasnya. Wardoyo