JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Semua PNS dan Guru di Karanganyar Diimbau Bisa Jadi Orang Tua Asuh. Begini Maksudnya..

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberi sambutan dalam LGNOTA, di Pendapa Rumdin. Foto/Dok Humas
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberi sambutan dalam LGNOTA, di Pendapa Rumdin. Foto/Dok Humas

KARANGANYAR–  Bupati Karanganyar,  Juliyatmono meminta semua PNS dan guru di Karanganyar mau menjadi orang tua asuh. Hal itu diharapkan bisa membantu mengangkat karena masih banyak anak yang belum penuh mendapatkan bantuan.

Hal tersebut dikatakan Ketua Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGNOTA) Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono, Kamis (01/02/2018) pada acara Rapat Koordinasi GN-OTA, di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Acara itu juga dihadiri secara langsung oleh Bupati Karanganyar, Forkopinda, Kepala OPD, Camat, Kepala UPT PUDNFI dan SD, Kepala Sekolah SD/MI, SMP/Mts, SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar dan segenap tamu undangan.

Rapat Koordinasi GNOTA Kabupaten Karanganyar sesuai arahan dan juga perwujudan misi Bupati dalam rangka untuk membantu peningkatan kualitas pendidikn bagi siswa kurang mampu di Kabupaten Karanganyar.

Baca Juga :  Polres Karanganyar Usut Izin Senjata Yang Digunakan Untuk Menembak Mati Kucing Anisa asal Colomadu. Peradi Sebut Pelaku Penganiaya Binatang Bisa Dijerat Pasal 302 KUHP

Salah satunya perlu dilaksanakan secara komprehensif gotong royong bagi mereka yang mampu. Di samping dana yang telah disiapkan oleh pemerintah melalui APBD, maka melalui GNOTA Kabupaten Karanganyar dan FKKOTA Kecamatan, Baznas dan BUMD telah bersama-sama mengumpulkan dana guna kita salurkan pada siswa-siswa di Kabupaten Karanganyar yang kurang beruntung.

“Harapan kami adanya peningkatan pemberian dana bagi anak asuh misal SD dari 150.000 menjadi 350.000 dan semua ASN yang ada di Kabupaten Karanganyar mau menjadi orang tua asuh, ” ujar Siti.

Semoga keberadaan GN-OTA dan FKK-OTA di Kabupaten Karanganyar betul-betul dapat bermanfaat dan dirasakan keberadaannya oleh siswa-siswa yang kurang mampu di Kabupaten Karanganyar. Sehingga dapat tercapai cita-citanya untuk hidup yang sejahtera di kemudian hari.

Baca Juga :  Hasil Swab Berubah-Ubah, Keluarga Pak RT Buran Karanganyar Yang Positif Covid-19 Diminta Isolasi Mandiri Dulu. Hikmah Positifnya, Kades Sebut Warga Makin Waspada dan Perketat Protokol Kesehatan!

Dalam sambutannya Bupati Juliyatmono mengucapkan terima kasih dan bangga atas kepedulian dan kasih sayang fasilitator organisasi yang telah menyampaikan sedikit apa yang dipunyai untuk anak-anak yang belum beruntung.

“Luar biasa hasil yang telah dikumpulkan dari tahun ke tahun. Program satu guru satu siswa anak asuh di sekolah masing-masing di serahkan sendiri langsung tunai. Dan yang tahu persis anak butuh bantuan atau tidak adalah sekolah sendiri,” paparnya.

Tak lupa Bupati juga mengajak kita semua untuk banyak bersedekah, karna dengan bersedekah kan dilipat gandakan harta yang telah kita keluarkan dan dengan bersedekah semua urusan akan selesai. Wardoyo