JOGLOSEMARNEWS.COM Wisata Piknik

Seru dan Bikin Penasaran, Masangin (Masuk di Antara Dua Pohon Beringin) di Alkid Jogja

JSnews/Kiki Dian
JSnews/Kiki Dian

Siapa tak kenal Alun-alun Selatan (kidul) Yogyakarta. Di tempat ini surganya wisata malam yang tak pernah mati. Ratusan pengunjung bisa datang dalam semalam hanya untuk menikmati aneka hiburan,mainan yang ada di sana.

Sekitar sore sekitar pukul 17.00 WIB, para pedagang dan pelaku usaha yang bergabung dalam Paguyuban Pariwisata Alun-alun Kidul (Alkid) ini mulai bersiap diri untuk menjajakan lapaknya masing-masing.

Ada deretan tenda lesehan menyediakan aneka mie,jagung bakar, roti bakar ,ronde dan makanan lainnya. Ada pula yang membuka lapak mainan balon beraneka bentuk, gelembung sabun,kitiran menyala, becak atau odong-odong hias bahkan lapak ramalan di tengah alun-alun. Masangin pun tak lepas menjadi ikon yang sudah menemani para pengunjung cukup lama.

Masuk di Antara Dua Pohon Beringin

Ya, masangin merupakan kegiatan masuk di antara dua pohon beringin yang berada di tengah-tengah Alun-alun dengan mata tertutup dengan jarak kurang lebih 50 meter dari start. Ada keyakinan dari masyarakat, ketika mereka berhasil menerobos atau melalui celah di antara dua beringin kembar tersebut, maka apa yang menjadi keinginan dan harapan yang sebelumnya mereka niatkan dalam hati akan terkabul. Hanya saja jangan dikira mudah, karena untuk dapat sukses masuk ke celah dua beringin dengan lurus dan mulus itu sangat sulit. Tak sedikit yang gagal, banyak yang membelok arah ternyata justru sampai pinggir alun-alun, atau bahkan menyimpang di samping-samping pohon beringin tersebut. Hal ini pun sering pula terjadi meski ada aba-aba dari orang lain yang kebetulan memandunya.

“Ya,mistis orang Jawa kalo punya niat dan berhasil melewati di antara beringin itu, maka bisa terwujud. Masangin ini di sini sudah cukup lama, lah saya sendiri sudah 10 tahun berada di sini, “terang Bambang (31)warga Langenastran yang menyewakan alat penutup masangin tersebut.

Selain Bambang, di tempat tersebut juga ada lagi sebuah lapak yang menyewakan penutup mata , dengan harga cukup murah yakni Rp 5.000 dan dapat dipakai sepuasnya. Selama-lamanya sampai pengunjung yakin dapat menerobos pohon beringin tersebut. Mereka biasanya mulai membuka lapak pukul 19.00WIB, mengingat masangin memang lebih pas bila dilakukan saat malam hari.

Menurut Bambang, para pengunjung banyak mencoba untuk masangin karena rasa penasaran. Tidak hanya dari Jogja saja, namun juga luar daerah. Namun ia mengakui selain malam minggu, pada Jumat Kliwon dan Selasa Kliwon, banyak orang yang melakukan masangin.Ini terkait dengan mitos yang mereka yakini tersebut.

“Sehari kalau hari biasa bisa dapat 100.000-150.000 menyewakan penutup kain ini. Mulai dari pukul 7 malam hingga 12 malam. Tapi kalau pas malam minggu, Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon bisa lebih,”terangnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM pekan lalu. Kiki Dian