JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tragis, Asyik Ngobrol Saat Bertamu, Pria Sambirejo Sragen Ini Mendadak Jatuh Lalu Meninggal

Kapolsek Sambirejo, AKP Sudira saat memimpin olah TKP, Rabu (7/2/2018). Foto/JSnews
Kapolsek Sambirejo, AKP Sudira saat memimpin olah TKP, Rabu (7/2/2018). Foto/JSnews

SRAGEN– Warga Dukuh Bekasar,  Sambirejo, Kecamatan Sambirejo digegerkan dengan warga yang tewas mendadak Rabu (7/2/2018). Korban yang diketahui bernama Setu Sutikno (65) warga Dukuh Bakung,  RT 1, Desa Sambirejo itu ditemukan tewas mendadak di dapur milik Suparni (50) warga Dukuh Bekasar RT 1, Sambirejo.

Informasi yang dihimpun di lapangan,  kejadian aneh itu terjadi pukul 09.30 WIB.

Bermula ketika pagi itu,  korban berniat bertamu ke rumah Suparni. Korban hendak mengabarkan jika padi milik Suparni hendak dipanen.

Baca Juga :  Jualan Sepi Dampak Pandemi Covid-19, Tukang Pentol Goreng Asal Tangen Nekat Bunuh Diri Terjun dari Jembatan Sapen. Padahal Anak Keduanya Masih Bayi

Saat itu,  Suparni sedang memasak di dapur dan korban duduk di kursi dapur. Keduanya sempat ngobrol ngalor ngidul.

Namun sesaat kemudian,  Suparni kaget ketika korban sudah tak merespon obrolan lagi.

Saar dicek,  korban sudah jatuh tersungkur ke depan. Saat mencoba ditolong,  korban sudah tak bergerak dan tak bernafas.

Mendapati hal itu,  Sutarni langsung histeris hingga mengundang kedatangan warga. Tak lama berselang,  tim Polsek Sambirejo langsung tiba di lokasi untuk melakukab olah TKP dan evakuasi jasad korban.

Baca Juga :  Mohon Perhatian, Warga Sragen yang Ada di Jakarta Sementara Jangan Pulang Dulu. Bupati dan Gubernur Ganjar Minta Warga Dukung Pelaksanaan PSBB!

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Sambirejo,  AKP Sudira membenarkan kejadian itu. Menurutnya tim kemudian melakukan olah TKP bersama tim Puskesmas melakukan otopsi luar.

“Hasilnya tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan. Karena kerabat sudah menerima sebagai musibah,  jasad korban kita serahkan untuk dimakamkan, ” tukasnya.

Perihal penyebab meninggalnya korban,  Kapolsek menerangkan,  diduga kuat akibat penyakit. Wardoyo