JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Eh Ada Larva yang Sering Muncul di Televisi kini di Zebra Cross Semarang

Dinas Perhubungan Kota Semarang baru saja menyelesaikan pembuatan pola animasi di jalur Zebra Cross atau penyeberangan jalan. Kini zebra cross ada lukisan 3 dimensi itu sudah bisa dinikmati pejalan kaki, Minggu (25/3/2018). TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Uniknya Zebra Cross di Semarang, Ada Gambar Ulat, Anak Burung hingga Bandeng, http://www.tribunnews.com/regional/2018/03/25/uniknya-zebra-cross-di-semarang-ada-gambar-ulat-anak-burung-hingga-bandeng?page=all. Editor: Dewi Agustina
Dinas Perhubungan Kota Semarang baru saja menyelesaikan pembuatan pola animasi di jalur Zebra Cross atau penyeberangan jalan. Kini zebra cross ada lukisan 3 dimensi itu sudah bisa dinikmati pejalan kaki, Minggu (25/3/2018). Foto: TribunJateng.com

SEMARANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang membuat pola animasi di jalur Zebra Cross atau penyeberangan jalan.

Ada dua pola animasi yang sudah dibuat oleh petugas Dishub yaitu, di depan Gedung Balaikota Semarang, dan ujung Jalan Pemuda Semarang Tengah.

Tak hanya itu, di Jalan Pandanaran, tempat oleh-oleh khas Semarang pun terdapat pola animasi bergambar bandeng. Pola animasi itu baru selesai dikerjakan Sabtu (24/3/2018).

Pola yang dibuat bergambar dua tokoh ulat dalam serial film animasi, seekor anak burung, dan bandeng.

Sejumlah pejalan kaki menganggap pembuatan zebra cross, khususnya dengan animasi bentuk bandeng di lampu merah Jalan Pandanaran, merupakan terobosan unik.

Baca Juga :  Jatingaleh, Kali Pancur dan Sejarah Perjalanan Sunan Kalijaga

Sebab, gambar bandeng itu selaras dengan pusat oleh-oleh makanan bandeng presto yang ada di jalan tersebut.

Satu di antara pengunjung yang takjub dengan terobosan tersebut adalah Gunawan Kusnandi.

Baginya, zebra cross berbentuk bandeng ini sangat menarik karena bisa menambah estetika perwajahan kota.

“Apalagi di Jalan Pandanaran selama ini identik dengan pusat oleh-oleh bandeng presto,” kata Gunawan, seorang pejalan kaki di ruas Jalan Pandanaran saat ditemui Tribun Jateng, Minggu (25/3/2018).

Lelaki berusia 49 tahun ini mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Semarang yang berusaha mempercantik tampilan jalan di kawasan kota.

Baca Juga :  Jika Dinilai Berbahaya, Gubernur Ganjar Minta KPU dan Bawaslu Pertimbangkan Usulan Penundaan Pilkada Serentak 2020

Ia menilai pembuatan pola bandeng di atas zebra cross Jalan Pandanaran justru tidak menghilangkan menghilangkan juga fungsinya.

“Tidak masalah sih ya, asalkan tidak mengubah fungsinya saja. Orang-orang pasti tetap memanfaatkan zebra cross di sini,” jelas warga Perum Ganesha, Kecamatan Pedurungan, Semarang itu.

Gunawan sudah sejak lama memanfaatkan zebra cross Jalan Pandanaran saat pergi maupun pulang kerja.

Ia pun meminta supaya Pemkot memperbanyak pembuatan zebra cross untuk membantu para pejalan kaki.

www.tribunnews.com.