JOGLOSEMARNEWS.COM Info Penting

Ini Dia 5 Tips Menghindari Kecurangan Pengisian Bahan Bakar di SPBU

Ilustrasi Pertalite. Foto/Tempo.co
Ilustrasi Pertalite. Foto/Tempo.co

JAKARTA – Akhir pekan lalu, warganet dihebohkan dengan video pengemudi Nissan Serena yang diduga mengalami aksi kecurangan saat mengisi pertalite di SPBU yang diklaim berada di Jalan Raya Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam video berdurasi 41 detik tersebut, pemilik mobil menduga telah terjadi kecurangan di SPBU tersebut. Sebabnya kapasitas tangki mobilnya hanya 60 liter, tetapi diisi hingga 73 liter oleh petugas SPBU.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III, Dian Hapsari Firasati mengatakan pihak SPBU langsung meminta maaf kepada pemilik mobil. “Pihak SPBU langsung mencari solusi bersama dan hanya membebankan biaya Pertalite sebesar 55 liter kepada konsumen,” kata Dian melalui pesan singkat, Minggu, 25 Maret 2018.

Untuk menghindari aksi kecurangan seperti yang dialami pengendara Nissan tersebut, pemilik kendaraan wajib lebih teliti dan jeli saat petugas SPBU mengisi tangki bahan bakar. Meski SPBU mengklaim memberikan layanan terbaik, namun sejumlah petugas SPBU melakukan kecurangan. Berikut tips menghindari kecurangan petugas SPBU:

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Juga Bikin Anak-anak Stres, Ini Tips Menjelaskan tentang Virus Corona pada Anak agar Tidak Cemas

1. Mintalah Meteran Mulai dari Nol
Ketika akan mengisi bahan bakar di SPBU, pengendara wajib meminta petugas SPBU memulai meteran dari nol. Meski banyak SPBU yang telah menerapkan hal tersebut sebagai salah satu prosedur utama. Namun tidak ada salahnya, pembeli mengingatkan petugas SPBU. Hal ini untuk menghindari kecurangan.

2. Selalu Awasi Lajunya Meteran
Meski meteran sudah dimulai dari nol, pembeli bahan bakar tidak ada salahnya mengawasi lajunya meteran SPBU. Hal ini untuk mengamati jika ada praktek kecurangan yang lain. Beberapa bulan sebelumnya, pengguna facebook sempat mengungah bahwa saat mengisi bahan bakar dengan nominal Rp10 ribu. Namun, saat mengamati meteran, ia mengklaim angka meteran tak melewati angka 9 ribu. Namun hingga kini, unggahan tersebut belum bisa dipertanggungjawabkan karena tak menyertakan video kecurangan. Bagi, pengendara tidak ada salahnya lebih jeli dan teliti.

3. Kenali kapasitas tangki bahan bakar kendaraan
Pengendara wajib mengenali kapasitas kendaraannya hal ini untuk menghindari praktek kecurangan yang terjadi pada pengemudi Nissan Serena. Sehingga ketika mengisi bahan bakar hingga penuh, pengemudi bisa memastikan sesuai dengan kapasitas. Bila tak sesuai dan menemui kejanggalan, pemilik kendaraan bisa mengadu ke suplayer bahan bakar.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Juga Bikin Anak-anak Stres, Ini Tips Menjelaskan tentang Virus Corona pada Anak agar Tidak Cemas

4. Menggoyangkan Tangki Bahan Bakar
Selalu mengisi bahan bakar dengan menggoyangkan tangki bahan bakar. Kiat ini agar tangki terisi sempurna karena seperti motor ketika diisi bahan bakar kemungkinan ada udara yang masuk dan posisi miring. Pada kendaraan roda dua, pengisian juga bisa dilakukan dengan posisi standar tengah atau tegak. Hal ini untuk memaksimalkan pengisian bahan bakar selain menggoyangkan tangki bahan bakar.

5. Melapor ke Suplayer Bahan Bakar
Jika pengendara menemukan aksi kecurangan segera melaporkan praktek kecurangan oleh SPBU ke suplayer bahan bakar. Jika produk lokal, pemilik kendaraan bisa melaporkan pada Pertamina dengan menghubungi contact center 1 500 000. Hal serupa juga bisa dilakukan untuk bahan bakar merek lain.

www.tempo.co