JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gara-gara Rebutan Njoget Depan Sinden, 2 Pemuda di Ngrampal Sragen Duel Hingga Berdarah

Salah satu pemuda yang terlibat duel di arena campursari Kebonromo, Ngrampal saat dilarikan ke Puskesmas Ngrampal. Foto/Wardoyo
Salah satu pemuda yang terlibat duel di arena campursari Kebonromo, Ngrampal saat dilarikan ke Puskesmas Ngrampal. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Insiden keributan mewarnai pentas tayub dan campursari di sebuah pesta hajatan salah satu warga di Desa Kebonromo, Ngrampal. Dua orang tamu terpaksa dilarikan ke Puskesmas setempat setelah terlibat duel berdarah di arena hajatan.

Ironisnya, kedua tamu yang masih usia muda itu nekat berduel hanya gara-gara berebut ingin berjoget bersama dengan sinden (penyanyi) di depan panggung. Bahkan, keributan itu sempat membuat suasana pesta menjadi mencekam.

Diduga kuat, kedua pemuda yang berduel itu dalam pengaruh minuman keras alias sedang mabuk berat. Data yang dihimpun di Mapolsek Ngrampal, insiden duel sesama tahu di arena hajatan itu sebenarnya sudah terjadi pada Senin (26/3/2018) dinihari.

Akan tetapi baru mencuat dua hari terakhir. Menurut keterangan warga, insiden duel bermula ketika hiburan campursari dan tayuban berlangsung Minggu (25/3/2018) malam hingga dinihari. Seperti biasa, sebagian pengunjung yang hobi berjoget, kemudian turun ke depan panggung untuk ikut berjoget.

Baca Juga :  Kepala DPUPR Sragen Dilaporkan ke Kejaksaan Negeri. Terkait Dugaan Tipikor Urusan Proyek, Potensi Kerugian Negaranya Sungguh Mencengangkan! 

Kebetulan, pentas hiburan malam itu menghadirkan campursari dan tayub yang identik penyanyinya juga ikut melantai dan berjoget. Saat campursari sedang gayeng-gayengnya dan penyanyi primadonanya turun menyanyi, mendadak kedua pemuda (identitas tidak disebutkan) yang sebelumnya diduga sudah punya masalah itu sama-sama juga turun untuk berjoget.

Entah memang sengaja atau ingin cari gara-gara, keduanya tetap nekat berebut tempat di depan sinden. Hingga akhirnya keduanya bersenggolan dan terjadilah cekcok mulut antara keduanya. Cekcok mulut itu berubah jadi adu jotos antara keduanya hingga campursari sempat dihentikan.

Kedua pemuda yang sudah dalam pengaruh miras dan emosi tinggi itu saling baku hantam. Celakanya, teman-teman keduanya juga ikut nimbrung membela masing-masing hingga akhirnya duel itu berubah jadi bentrok dua kelompok pemuda.

Baca Juga :  Fix, Pilkada Sragen Hanya Akan Diikuti Paslon Tunggal Yuni-Suroto. Hingga Pendaftaran Ditutup, Pasangan Sukiman-Iriyanto Batal Mendaftar

Beruntung, kesigapan personel Polsek Ngrampal yang berada di lokasi langsung melakukan penindakan. Kedua pemuda yang berduel dan sama-sama terluka parah kemudian dilerai dan diamankan sehingga keributan mulai mereda. Keduanya dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sementara esok harinya, setelah keduanya mendapat penanganan, kemudian diproses di Mapolsek. “Keduanya sudah mengaku kesalahan dan sudah saling memintaa maaf. Setelah dimediasi, akhirnya mreka sepakat diselesaikan secara damai. Kesepakatan juga sudah dibuat dalam surat kesepakatan bersama (SKB) yang ditandatangani keduanya dan disaksikan personel maupun saksi,” papar Plt Kapolsek Ngrampal, AKP Saptiwi mewakili Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, Kamis (29/3/2018).

Ia berharap kejadian itu tidak terulang kembali. Kedua pemuda itu juga diberikan pembinaan dan tidak melakukan tindakan serupa karena bisa berimbas hukum dan merugikan masyarakat. Wardoyo