JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kisah Nenek 70 Tahun Dibuat Menangis Saat Melapor Kehilangan Sertifikat ke Polres Sragen

Ka SPK Polres Sragen dan dua personelnya saat mendorong nenek Sri di atas kursi roda menuju ruang pelayanan di Polres Sragen. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ka SPK Polres Sragen dan dua personelnya saat mendorong nenek Sri di atas kursi roda menuju ruang pelayanan di Polres Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN – Polres Sragen mendadak menjadi sorotan setelah aksi sejumlah personel Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK)  membuat seorang ibu tua yang hendak melapor terlihat menangis. Namun perempuan tua yang diketahui bernama Sri Sarkasih (70) itu bukan menangis karena mendapat perlakuan tak baik,  akan tetapi justru sebaliknya.

Pensiunan guru SD warga Kampung Krapyak RT 31, Kelurahan Sragen Wetan itu dibuat haru karena langsung dijemput dengan kursi roda oleh petugas SPK Polres.

Kehadiran personel dan kursi roda itu sangat membantunya di tengah kondisi badannya yang sudah tua dan berat untuk berjalan.

Insiden haru itu tergambar Jumat (23/3/2018) pagi. Kala itu,  Sri datang ke Polres untuk melaporkan tentang kehilangan sertifikat tanah. Ia menyewa becak dan kemudian minta diantar ke Polres.

Baca Juga :  Kisruh Kepengurusan GP3A Sragen, Ribuan Petani Menjerit, 37.000 Hektare Lahan Kekurangan Air. Hampir 2 Tahun Suplai Air Colo Mandeg, DPU PR Mengaku Tak Ikut Campur!

Begitu turun dari bcak langsung disambut petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sragen yang tengah siaga, dengan menyiapkan kursi roda. Sejurus kemudian membantu mendorongnya menuju ruang pelayanan.

Melihat pelayanan seperti itu,  Sri terharu bahkan sampai menitikkan air mata. Di tengah perjuangannya melapor sendirian dalam kondisi tubuh seperti itu,  ia masih ditolong oleh polisi.

“Matur suwun sanget pak, ” tuturnya lirih.

Foto/Wardoyo

Penyambutan ini bukan kebetulan, namun untuk melayani masyarakat yang datang ke Mapolres, Kapolres sengaja menempatkan beberapa personil mempersilahkan semua tamu yang datang. Polres juga menyediakan kursi roda yang khusus disiapkan untuk masyarakat difabel atau yang membutuhkan dan hendak ke Polres.

Baca Juga :  3 Perguruan Silat di Sragen Sudah Ajukan Izin Pengesahan Ribuan Warga Baru. Catat, Ini Pesan Bupati Terkait Pengesahan dan Keberadaan Tugu Perguruan!

“Perhatian kita terhadap kaum difabel ini adalah wujud peningkatan pelayanan prima kita kepada masyarakat. Polri kini sudah berbenah, menjadikan lingkungan yang ramah bagi difabel, dengan layanan dan fasilitas kursi roda yang kita sediakan,“ terang Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman.

Kapolres menjelaskan layanan ini merupakan implementasi program Kapolri tentang Polri yang Promoter. Layanan inipun tak hanya di Mapolres Sragen saja, namun juga telah di lakukan oleh 20 Polsek jajaran. Wardoyo