loading...


Tim gabungan mengevakuasi jasad korban Misiyem, Sabtu (10/3/2018)

WONOGIRI-Operasi pencarian terhadap korban tenggelam aliran Sungai Segandu dihentikan. Menyusul telah ditemukannya korban terakhir, Sabtu (10/3/2018).

Total korban ada dua orang. Semuanya ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Komandan SAR Wonogiri, Kompol (purn) Warseno mengatakan, korban terakhir adalah Misiyem (50). Dia ditemukan di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jatim.

“Pencarian secara bersamaan oleh Tim Rescue Wonogiri serta koordinasi dengan Tim Rescue Ponorogo mengingat alur sungai mengalir ke wilayah Ponorogo,” kata dia.

Sekitar pukul 15.00 WIB, jasad korban Misiyem ditemukan di lokasi Dam Sungkur, Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Ponorogo. Lokasi penemuan berjarak sekitar 15 kilometer dari awal kejadian tenggelam.

Baca Juga :  Kebakaran di Ngrotorejo Kepuhsari Manyaran. Ditinggal Keluar Sebentar Rumah Jadi Abu, Kerugian 20 Juta

“Operasi pencarian kami hentikan, karena semua korban sudah berhasil ditemukan,” tandas dia.

Pencarian tersebut, ujar dia juga melibatkan sejumlah pihak. Diantaranya BPBD Wonogiri, RAPI, TNI, Polri, dan elemen masyarakat lainnya.

Sebelumnya satu korban tenggelam di Sungai Segandu Dusun Sumber RT 3 RW 5, Desa Kepyar, Kecamatan Purwantoro, berhasil ditemukan, Jumat (9/3/2018. Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, yakni Suti (40).

Baca Juga :  Alhamdulillah. Danrem Resmikan Koramil Puhpelem

Sebagaimana diwartakan, kedua korban selesai bekerja memanen padi di sawah sekitar, Kamis (8/3/2018). Korban diajak pulang lewat jalan biasa oleh rekannya. Tapi mereka tidak mau dan justru memilih melintasi sungai tersebut yang jika tidak penuh aliran airnya bisa dilewati.

Tapi tidak disangka air sungai tiba-tiba meluap akibat hujan di bagian hulu. Akhirnya kedua korban terbawa arus sungai Segandu yang mengalir menuju Semoro Bangun, Ponorogo, Jatim. Aris Arianto

Loading...