JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Nekat Nyuri Kotak Amal di Kalijambe Sragen, Remaja Gendut Tak Berkutik Ditangkap Rame-Rame

Foto Polsek lakukan olah TKP dan foto tersangka. Foto kolase/Wardoyo
Foto Polsek lakukan olah TKP dan foto tersangka. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN– Warga Dukuh Sentulan RT 3, Desa Kalimacan,  Kalijambe menangkap basah seorang pemuda yang nekat mencuri kotak amal di Musala Al Ikrom dukuh setempat,  Sabtu (3/3/2018).

Meski sempat lolos,  pemuda yang diketahui bernama Aldika Gani (24) itu akhirnya dibekuk beramai-ramai oleh warga setelah dilakukan pencarian. Pemuda asal Dukuh Gembyungan RT 01/04, Ds. Gembyungan, Randublatung, Blora itu ditangkap sesaat setelah menjalankan aksinya sekira pukul 17.30 WIB.

Data yang dihimpun di lapangan, aksi pencurian kali pertama diketahui oleh salah satu warga,  Bagus Wahidi. Saat salay duhur di musala itu,  kotak amal di dekat jendela masih ada dan terkunci.

Baca Juga :  Tambah 6 Lagi, Kasus Covid-19 Sragen Melonjak Jadi 433 Kasus Positif Hari Ini. Tiga Orang dari Gemolong, Dua Orang Dirawat di Rumah Sakit, Total Sudah 59 Meninggal Dunia

Namun ketika ia kembali ke musala untuk salat Ashar, ia kaget mendapati kotak amal sudah tidak terkunci.

Mendapati hal itu ia langsung melapor ke warga dan kemudian beramai-ramai melacak pelakunya.

Setelah diuber,  akhirnya pelaku yang diketahui sempat masuk ke musala,  berhasil dibekik di Dukuh Karangasem,  Banaran, Kalijambe.

Baca Juga :  Curhat Sukiman Usai Gagal Daftar ke Pilkada Sragen. Ungkap Perjuangan 10 Hari Rela Bertahan di Jakarta Demi Kejar Rekom, Ternyata Semua Ikhtiar Berakhir Sia-Sia

Saat dibekuk, pelaku masih membawa uang yang dicuri dari kotak amal sebesar Rp. 194.000.

Karena sudah tertangkap massa, pelaku tak bisa lagi mengelak. Sempat dihadiahi sedikit pukulan oleh massa,  pelaku kemudian baru diserahkan ke Polsek.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Kalijambe AKP Marsidi membenarkan adanya kejadian itu

Menurutnya saat ini pemuda gendut itu sudah diamankan di Mapolsek dan akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.  Wardoyo