JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Order Uber saat Mabuk, Bangun-bangun Bayar Rp 23 Juta

Ilustrasi/Tribunnews

Berbagai pengalaman unik saat naik taksi online pernah dialami masyarakat. Tapi, pengalaman pahit seorang pelanggan Uber dari seorang pria Amerika Serikat ini bisa dijadikan pelajaran, jangan pesan taksi online saat mabuk.

Pria tersebut bernama Kenny Bachman, asal Morgantown, West Virginia. Tanggal 2 Maret 2018, Bachman berpesta di rumah kawannya hingga mabuk. Saat pulang, Bachman mengorder layanan Uber untuk ke rumahnya, dengan jarak tak terlalu jauh.

Bachman kemudian masuk mobil, lalu karena mabuk, dia tertidur. Bachman terlelap sampai lima jam di dalam mobil itu. Ketika bangun, betapa terkejutnya Bachman karena dia masih saja di dalam mobil, bukannya sudah tidur manis di dalam rumahnya.

Baca Juga :  Studi Profesor di Universitas AS Klaim Ada Kemungkinan Wabah Demam Berdarah Hambat Penyebaran Covid-19

Mobil Uber itu ternyata membawanya ke rumah di kampung halamannya, di Gloucester County, New Jersey, berjarak 482 kilometer! Bachman hanya bisa bengong meratapi kebodohannya.

Diduga karena dalam kondisi mabuk, Bachman salah memasukkan alamat tujuan dalam aplikasi Uber. Dia hanya bisa menyesal, apalagi setelah melihat tagihan Rp 23 juta. Bachman memberi layanan Uber itu dengan lima bintang.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umroh secara Bertahap. Jemaah Luar Negeri Diizinkan Datang Mulai 1 November 2020

Meski demikian, dia mengaku tetap merasa dikerjai oleh si driver. Keanehan yang  ada, kata Bachman, adalah dia merasa tak pernah memasukkan alamat kampung halamannya di daftar tujuan akun Uber miliknya.

Keanehan lain, dia tahu ponselnya sempat dipegang oleh driver. Si driver bahkan sempat menjawab sebuah video call di ponsel itu. Pihak Uber membenarkan adanya kejadian ini, sekaligus menanggapi kecurigaan Bachman.

Tapi pada akhirnya, Bachman toh tetap harus membayar tarif yang muncul dalam tagihan.

www.tribunnews.com