JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Harus Dilakukan Setiap Hari

Didampingi Kepala SD Marsudirini Surakarta, Sr Crescentia OSF dan Ketua Komite, Maria Irena H, Pengawas Gugus 2 Diponegoro Pasar Kliwon , Maria Sorongan tengah menyalami para siswa dalam rangka penguatan pendidikan karakter, Kamis (22/3/2018) pagi.

SOLO – Rabu (22/3/2018) kemarin, suasana di SD Marsudirini sedikit berbeda. Saat anak-anak berdatangan di pintu gerbang sekolah, baik pintu selatan maupun utara, mereka disambut oleh para guru, kepala sekolah, komite sekolah maupun para kepala sekolah yang lain di Gugus 2 Diponegoro, Kecamatan Pasar Kliwon.

Tak hanya itu, Ketua Komite SD Marsudirini Maria Irena Hendriyanti beserta segenap anggotanya juga tampak hadir untuk ikut menyalami para siswa. Anak-anak pun satu persatu menyalami mereka dengan perasaan gembira, sebelum akhirnya mereka mengikuti upacara. Lagu Indonesia Raya tiga stanza pun dinyanyikan anak-anak  dengan lantang dan lancar.

Kehadiran beberapa kepala sekolah lain untuk mengikuti upacara tersebut memang baru pertama kali dilakukan di SD Marsudirini. Namun bukan pertama kalinya dilakukan di Gugus 2 Diponegoro, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta.  Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk penguatan dan pembiasaan pendidikan karakter di Gugus 2 Diponegoro, UPT Pendidikan Kecamatan  Pasar Kliwon.

Baca Juga :  Polisi Bubarkan Paksa Seribuan Anggota PSHT yang Kumpul di Manahan. 5 Orang Ditahan, Ini Alasannya

“Kami di sini dalam rangka ingin menyaksikan anak-anak yang sudah trerbisa dengan Pendidikan karakter yang baik, sudah terbiasa menyanyikan Indonesia Raya dengan baik,” ujar Pengawas Gugus 2 Diponegoro, Maria Sorongan saat memberikan sambutan dalam upacara.

Maria Sorongan mengatakan, sebagai bentuk penguatan, maka dia berharap kegiatan tersebut sudah ada dan dilakukan setiap hari. Kebiasaan jabat tangan setiap hari bagi para siswa, menurut Maria Sorongan, akan memunculkan aura positif bagi anak mapun guru, sehingga anak didik merasa gembira sebelum mengikuti pelajaran.

Baca Juga :  Nahas! Hendak Berangkat Kerja, Perempuan Muda ini Tewas Terlindas Truk Kontainer di Simpang Empat Lojiwetan Solo

“Anak-anak kalau belajar, hatinya harus gembira, karena dengan perasaan gembira, anak-anak akan dapat menyerap pelajaran dengan baik,” ujar Maria.

Lebi lanjut Maria mengatakan, kegiatan tersebut sudah merupakan agenda rutin di Gugus 2 Diponegoro dan dilakukan secara bergilir antar sekolah. Sebelumnya, kegiatan serupa juga sudah berlangsung di lima sekolah yang lain.

Dengan kegiatan yang sifatnya menjalin silaturahmi tersebut, Maria berharap hal itu akan memberikan dampak positif bagi pendidikan karakter anak didik. Sehingga mereka akan selalu sopan terhadap guru dan orang tua, mau menghargai teman, tidak bertengkar maupun melakukan tindakan-tindakan negatif lainnya.  # Suhamdani