JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pernah 8 Tahun Dibui Terkait Kasus Munir, Pollycarpus Jadi Anggota Partai Bentukan Tommy Soeharto, Ini Penjelasannya

Tribunnews

JAKARTA –  Tentu masih ingat nama Pollycarpus Budihari Priyanto? Dia adalah eks pilot Garuda Indonesia yang terbukti bersalah atas meninggalnya aktivis HAM, Munir Said Thalib, 7 September 2004 silam.

Pollycarpus menjalani masa tahanan selama 8 tahun atas vonis hakim selama 14 tahun penjara. Namun kini, Pollycarpus  menjadi anggota partai Berkarya, bentukan  Hutomo Mandala Putra. Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Andi Picunang membenarkan hal itu.

“Betul, Pak Polly jadi anggota biasa. Beliau terjaring (menjadi anggota Partai Berkarya) ketika proses verifikasi KPU,” ujar Andi, Rabu (7/3/2018).

Baca Juga :  Pendekar dan Jawara se-Banten Apresiasi Kinerja Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit

Andi menegaskan, Pollycarpus memiliki hak politik. Oleh sebab itu, dia tidak mempersoalkan terjunnya dia ke politik melalui Partai Berkarya.

“Beliau punya hak dan kewajiban yang sama dan dijamin oleh negara. Ingat ya, setiap warga negara memiliki hak yang sama,” ujar Andi.

Tidak hanya Pollycarpus, Muchdi Purwoprandjono (PR) yang merupakan mantan Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) juga tercatat menjadi anggota Partai Berkarya. Bahkan, Muchdi PR masuk ke dalam struktur kepemimpinan atau pengurus harian, yakni sebagai Wakil Ketua.

Baca Juga :  Kasus Temuan Mayat Termutilasi di Kalibata City: Pelaku Ditangkap, Motif dan Kronologi Pun Terungkap. Pelaku adalah Pasangan Kekasih yang Incar Harta Korban

“Betul, jabatan Pak Muchdi itu Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya,” ujar Andi.

Diketahui, Muchdi PR juga sempat dinyatakan terlibat dalam pembunuhan Munir. Namun, hakim menyatakan Muchdi tidak bersalah dan membebaskan dari segala tuduhan. Saat ditanya apakah keberadaan Pollycarpus dan Muchdi Pr dinilai berpotensi menggerus citra partai besutan Tommy Suharto itu, Andi berpendapat beda.

“Kami sama sekali enggak ada pikiran ke sana. Kami fokus pada hal-hal yang positif saja,” ujar Andi.

www.tribunnews.com