JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Rampung Desember 2017, Pasar Rakyat Reban Belum Boleh Ditempati, Tunggu Diresmikan Presiden Jokowi

Tribunnews

BATANG – Para pedagang harus rela bersabar dulu untuk menempati Pasar Rakyat Reban, Kabupaten Batang yang sudah selesai dibangun. Pasalnya, pasar tersebut baru boleh ditempati setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pasar Rakyat Reban yang terletak di Kecamatan Reban Kabupaten Batang memang sudah selesai penggarapannya. Rencananya pasar tersebut akan diresmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Pasalnya, pasar yang berdiri di tanah seluas 4.200 meter persegi dan mengeluarkan biaya hingga Rp 6 miliar tersebut sudah rampung sejak 8 Desember 2017 lalu.

Kabid Pasar dari Disperindagkop Kabupaten Batang, Edi Joko Priyanto menjelaskan, pihaknya mendapat amanat dari Kementerian Perdagangan agar pasar tersebut diresmikan langsung oleh Presiden RI.

“Amanat dari Kementrian Perdagangan, tidak ada yang boleh meresmikan Pasar Rakyat Reban, baik bupati atau gubernur, kecuali presiden,” ujarnya saat ditemui Tribunjateng.com, Sabtu (17/3/2018).

Baca Juga :  Gubug Serut, Wisata Alam Alternatif di Semarang

Pihaknya menuturkan Pemerintah Pusat mengglontorkan dana hingga Rp 6 miliar guna mebangun pasar tersebut.

“Namun saat pelaksanaan lelang, total dana pembangunan pasar Rp 4,9 miliar lebih, dana tersebut untuk membangun 35 kios dan 198 los pasar,” paparnya.

Adapun Pasar Rakyat Reban bertipe C, yang dapat menampung 250 pedagang dan merupakan pasar yang beroperasional harian.

“Nantinya yang diprioritaskan untuk menempati pasar adalah pedagang lama di Pasar Reban, karena ada 170 pedagang baik yang menempati los dan kios,” imbuh Edi.

Edi menerangkan para pedagang nantinya akan dikelompokan dengan sistem zonasi karena mengacu pada Peraturan Presiden terkait Pasar Rakyat.

Baca Juga :  52 Santri Positif Covid-19, Ponpes Nurul Hidayah Langsung Dilockdown. Tiga Jalan Masuk Diportal, Kapolres Terjun Beri Bantuan

“Pedagang daging akan disatukan, pedagang sayuran akan disatukan juga di blok sayur, karena aturan pasar rakyat dari pemerintah, agar pasar terlihat lebih tertata,” timpalnya.

Hingga kini Pemerintah Desa Reban sesang melakukan pendataan terhadap pedagang Pasar Reban yang akan pindah ke Pasar Rakyat Reban.

“Pasar juga akan dilengkapi ruang menyusui, ATM, tempat ibadah dan kamar mandi, selain itu ada tempat pemotongan unggas, air bersih dan peralatan keamanan guna mendukung kegiatan perdagangngan pasar. Kami berharap dengan adanya pasar ini bisa meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Terkait peresmian, lanjutnya, ia berharap secepatnya bisa diresmikan oleh presiden.

www.tribunnews.com