JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Relawan Sudirman-Ida Sragen Bakal Hadirkan Sandiaga Uno 25 Maret. FPI dan MMI Diklaim Mulai Gabung

Relawan SID Sragen saat berkumpul menyiapkan strategi blusukan sosialisasi paslon Sudirman-Ida Minggu (4/3/2018). Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

Relawan SID Sragen saat berkumpul menyiapkan strategi blusukan sosialisasi paslon Sudirman-Ida Minggu (4/3/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN–  Barisan relawan pemenangan paslon Cagub-Cawagub Sudirman Said-Ida Fauziyah (SID) Sragen berencana mendatangkan Wakil Gubernur DKI,  Sandiaga Uno ke Sragen. Sandi dijadwalkan akan hadir di hadapan ribuan relawan SID di Tunjungan,  Sambungmacan pada putaran kampanye Pilgub 25 Maret mendatang.

Hak itu disampaikan Ketua Relawan SID Sragen,  Iryanto Kamis (8/3/2018). Ia mengatakan sedianya pihaknya mengundang Sudirman Said sendiri untuk hadir ke Sragen pada 17 Maret bersamaan dengan launching wahana water boom miliknya di Tunjungan,  Sambungmacan.

Baca Juga :  Jauh-jauh Dari Cirebon, Calo Bus Tua Ini Ngaku Datang ke Sragen Hanya untuk Maling. Dalam Semalam Bobol 2 Kios dan Angkut 240 Bungkus Rokok, Nih Tampangnya!

Akan tetapi,  Sudirman tak bisa hadir lantaran padatnya agenda dan tak ada jadwal kampanye di wilayah eks Karesidenan Surakarta maupun Sragen.

“Karena Pak Dirman nggak bisa,  akhirnya kita alihkan mengundang Sandiaga Uno pada 25 Maret nanti. Saya sudah kontak dan beliaunya bisa hadir.  Nanti rencananya kita minta membuka gerak jalan diikuti 3.000 peserta di sini, ” papar Iryanto.

Menurutnya,  kehadiran Sandi yang menjadi jurkam Paslon Sudirman-Ida di Pilgub Jateng,  juga sekaligus akan diminta untuk melaunching soft opening Water Boom dan Biro Umrohnya di Tunjungan,  Sambungmacan.

Baca Juga :  Terus Menanjak, Tambah 18 Warga Sragen Dinyatakan Positif Terpapar Hari Ini. Total Sudah 8.431 Warga Positif dan 570 Warga Meninggal Dunia

Sementara terkait persiapan relawan sendiri,  Iryanto menambahkan saat ini jumlah relawan terus bertambah. Dari koordinator kecamatan (Korcam)  yang sudah terbentuk, saat ini diminta bergerak mencari masing-masing 3 orang koordinator tingkat desa (Kordes). Kordes kemudian diminta mencari tiga orang di setiap RT.

“Insyaallah terus bergerak dan bertambah. Mereka bahkan ada yang ngontak ingin gabung. Seperti yang terakhir FPI dan MMI juga sudah siap bergabung,” tandasnya.  Wardoyo