loading...
Loading...
Perwakilan siswi MIM Bentak, Sidoharjo saat menampilkan Tari Kidang dalam Acara Gebyar Milad Emas MIM Bentak, Selasa (13/3/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Semarak Gebyar Milad Emas Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Bentak, Sidoharjo digelar Selasa (13/3/2018) dengan meriah. Selain dihadiri ratusan siswa dari MIM setempat dan TK sekitar,  acara Milad ke-50 itu juga dimeriahkan dengan aneka pentas seni dan lomba.

Ketua Panitia Milad Emas MIM Bentak,  Arif Suryawan mengatakan milad digelar untuk memeringati kelahiran MIM Bentak yang menapaki usia setengah abad. Menurutnya selama 50 tahun berdiri,  MIM yang berlokasi di Desa Bentak,  Kecamatan Sidoharjo itu memang sudah merintis banyak prestasi dan kemajuan.

“Hari ini Milad Emasnya kita isi dengan pengajian akbar, bazar,  pentas seni dan lomba-lomba. Setiap tahun digelar Milad tapi tahun ini yang spesial karena memasuki usia emas di tahun ke-50,” paparnya di sela kegiatan.

Menurutnya tak hanya semua siswa MIM, Milad juga dimeriahkan dengan kehadiran ratusan siswa dari 10 TK di sekitar yang sengaja diundang untuk turut memeriahkan.

Tujuan peringatan dengan berbagai lomba itu dimaksudkan guna menggali minat bakat siswa sekaligus wahana untuk mensosialisasikan keberadaan MIM Bentak ke kalangan siswa TK maupun orangtua agar menyekolahkan anaknya di MIM Bentak. Hal itu sudah ditunjukkan dengan peningkatan siswa hampir 300 persen  dari hanya 50an sekitar 8 tahun lalu kini menjadi 200an siswa.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Skandal Selingkuh Hingga Hamil di Jenar Sragen, Polisi Bakal Periksa Oknum Bayan di Ngepringan 

“Dan Alhamdulilah selama 8 tahun saya bertugas di sini,  progress MIM Bentak cukup bagus. Dari awal pertama saya masuk siswanya hanya 56, sekarang sudah naik jadi 209 siswa. Alhamdulilah pula animo masyarakat semakin bagus untuk menyekolahkan anaknya ke MIM yang memang berbasis Islami.  Tahun ini kita targetkan dua kelas masing-masing 60 siswa, ” terangnya.

Arif menjelaskan sebagai sekolah di bawah yayasan Muhammadiyah,  MIM Bentak memang lebih memperbanyak ilmu keagamaan meski ilmu eksak dan akademik umum tetap diprioritaskan.

Hal itulah yang menjadi kelebihan MIM yang saat ini dipimpin Kasek Suci Handayani itu, dibanding SD negeri dan sekolah formal pada umumnya.

“Kita juga punya program hafiz satu jus. Lalu kita juga programkan pembijaan prestasi akademis lewat les pembinaan olimpiade bagi siswa berprestasi. Ada ekstrakurikuler juga mulai dari pramuka,  tapak suci,  hingga membatik,  kaligrafi maupun qiroah, ” tukasnya.

Baca Juga :  HMAP UNY Studi Banding ke Himadi Unisri

Selama 50 tahun berkiprah,  menurut Arifz MIM Bentak sudah menelorkan banyak prestasi.  Dalam beberapa tahun terakhir saja,  banyak prestasi lokal hingga nasional yang sudah diukir siswa di sekolahnya.

Antara lain dua emas di Kejurda Tapak Suci 2017, juara I Olimpiade Matematika Kabupaten Sragen hingga maju ke Lomba Kompetisi Matematika Nalaria Realistik tingkat Nasional di Bogor.

“Belum lagi juara di lomba kecamatan juga banyak, ” imbuhnya.

Di bagian akhir, ia berharap di usia emas ini,  sekolahnya bisa semakin unggul dalam prestasi dan mendidik siswa menjadi anak yang santun dalam budi pekerti seperti visi misi pendiriannya. Wardoyo

 

Loading...