JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Sesosok Mayat Ini Ditemukan Di Gereja Ganjuran Bantul Bersama Minuman Energi

madu borneo
madu borneo
madu borneo

Ilustrasi/Tribunnews

BANTUL – Jajaran kepolisian dari Polsek Bambanglipuro dan INAFIS Polres Bantul menemukan botol kemasan minuman energi di kamar mandi Gereja Ganjuran, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul tempat penemuan mayat pada Selasa (20/3/2018) siang.

Namun Kapolsek Bambanglipuro, AKP Wahyu Sudadi mengaku tak ingin berspekulasi lebih detail terkait hal ini.

“Pemeriksaan kaitannya minuman energi dengan korban meninggal jadi ranah tim medis, tentang kemungkinan minuman itu jadi pemicu meninggalnya korban,” kata Wahyu.

Menurut Wahyu, kondisi tubuh korban yang tak menunjukkan tanda-tanda luka akibat penganiayaan memunculkan dugaan kuat kematian disebabkan karena penyakit dalam.

Baca Juga :  Putrinya Bawa Foto Berlinang Air Mata, Yulia Korban Pembunuhan dan Dibakar Dalam Mobil Akhirnya Dimakamkan di Delingan Karanganyar

Terlebih, posisi korban saat ditemukan meninggal berada di dalam kamar mandi sementara pintu terkunci dari dalam.

Namun Wahyu meyakini beberapa orang dalam kondisi kesehatan tertentu bisa saja tidak kuat meminum minuman energi.

“Mungkin tidak kuat karena minuman energi, atau memang korban sengaja meminumnya karena faktor lain. Hasil pasti menunggu pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Penemuan mayat di Kamar Mandi Gereja Ganjuran berawal dari petugas kebersihan gereja yang curiga karena air keran kamar mandi terdengar mengalir sejak pukul 06.00 pagi sedangkan pintu terkunci seperti ada yang mandi. Sampai siang, pintu masih terkunci.

Baca Juga :  Tukang Becak Meninggal di Malioboro Ditangani Sesuai Standar Covid-19

Petugas kebersihan lalu ia melapor ke satpam dan secara bersama-sama mengecek bagian dalam kamar mandi dengan menaiki tangga.

“Saya lihat korban sudah dalam posisi terlentang, kami dobrak pintu kamar mandi lalu lapor ke Polsek setempat,” kata Satpam Gereja, Agus.

Korban meninggal misterus tersebut diketahui bernama Gunawan warga Cepit Baru, Soropadan, Condong Catur, Sleman.

Melihat perkiraan korban telah berada di gereja sejak pagi hari dimungkinkan ia merupakan salah satu pengunjung gereja yang sengaja datang untuk beribadah.

www.tribunnews.com