JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

TMMD Belum Dimulai Tapi Pengecoran Jalan Sudah Tercapai 60 Persen

Pengecoran jalan di Dusun Gunungagung Desa Ronggojati, Batuwarno
Pengecoran jalan di Dusun Gunungagung Desa Ronggojati, Batuwarno

WONOGIRI-Personil Kodim 0728 Wonogiri membantu warga mengecor jalan sepanjang 1.000 meter di Dusun Gunungagung RT 2 RW 9 Desa Ronggojati, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri, Selasa (27/3/2018).

Kegiatan itu merupakan bagian dari pra Tentara Manunggal Membangun Desa (pra-TMMD) Sengkuyung Tahap 1 tahun anggaran 2018.

Kodim 0728 Wonogiri mengerahkan anggotanya yang berasal dari Koramil 05/Baturetno, Koramil 06/Batuwarno, Koramil 07/Tirtomoyo, Koramil 08/Giriwoyo dan Koramil 23/Karangtengah. Personil bekerja bakti bersama sekitar 75 dipimpin Kadus Gunungagung Sutrisno.

Batuud Koramil 06/Batuwarno Pelda Dedy Kurniawan menargetkan mampu menyelesaikan pengecoran jalan sepanjang 1.000 meter di desa tersebut. Adapun lebar jalannya sekitar dua meter dengan ketebalan 0,12 meter.

Baca Juga :  Luar Biasa Lur, DPMPTSP Wonogiri Sukses Raih Penghargaan Public Service of The Year 2020, Penyelenggaranya Markplus Bekerjasama Dengan Majalah Marketeers

“Sekarang kerja bakti pengecoran sudah memasuki hari keenam. Pada hari ini, kami berhasil mengecor jalan sepanjang 110 meter. Jadi, jumlah yang sudah di cor telah mencapai panjang 604 meter,” imbuh Babinsa Koramil 06/Batuwarno Serma Suratno.

Dia mengungkapkan, kegiatan pengecoran jalan itu sempat terkendala jauhnya jarak antara lokasi pengecoran dengan sumber air atau sumur. Untuk mengatasinya, mereka membuat kolam atau bak penampung air yang terbuat dari terpal, sehingga TNI dan warga tidak perlu jauh-jauh mengambil air.

Baca Juga :  Sah Lur, Pilkada atau Pilbup Wonogiri 2020 Diikuti 2 Paslon, Yakni Joko Sutopo-Setyo Sukarno alias Josss dan Hartanto-Joko Purnomo atau Harjo, KPU Sudah Menetapkan

Menurut dia, tujuan kegiatan gotong-royong antara TNI dengan warga itu adalah membantu pemerintah dalam membangun daerah. Adapun pembangunan jalan melalui kerja bakti dan gotong royong mampu menekan biaya dalam pelaksanaan TMMD. Pasalnya, tenaga yang terlibat merupakan sukarela masyarakat dan TNI sehingga bisa mengurangi biaya tenaga kerja. Dengan demikian, biaya yang dihemat dapat dialihkan ke sasaran lain agar TMMD mendapatkan hasil lebih optimal. Aris Arianto