JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Tragis, Siswi 12 Tahun Nekat Terjun dari Lantai 15 Gara-gara Tak Dapat Selesaikan PR

Ilustrasi/Tribunnews

Ini bisa menjadi pelajaran bagi semuanya. Hanya gara-gara tak dapat menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) tepat waktu, seorang gadis berusia 12 tahun yang merupakan  siswa sekolah dasar tahun ke-6 itu  nekat terjun dari lantai 15 rumahnya.

Peristiwa itu terjadi di China pada 24 Februari 2018. Melansir dari Mirror (1/3/2018),  gadis yang tidak disebutkan namanya itu jatuh dengan dramatis dari jendela rumahnya. Gadis itu memutuskan melompat dari lantai 15 pada hari terakhir liburan musim dingin.
Muncul berbagai pertanyaan mengapa gadis yang masih kecil ini berniat bunuh diri.
Untungnya, gadis yang berasal dari Kota Fuzhou di Provinsi Jiangxi, China timur itu selamat.

Dia jatuh secara dramatis dari jendela rumahnya dan mendarat di bantal tiup.
Petugas pemadam kebakaran telah mempersiapkan alat penyelamat tersebut di bawahnya.

Baca Juga :  Debat Capres AS Kacau, Joe Biden Sebut Trump Badut, Trump Sebut Biden Bukan Capres Pintar

Dia menjadi tertekan karena harus menyelesaikan semua pekerjaan rumah.
Padahal waktunya tinggal sehari sebelum liburan musim dinginnya berakhir.

Pada sore hari tanggal 24 Februari, gadis malang yang stres itu keluar dari jendela rumah keluarganya yang terbuka. Gadis itu juga mengancam akan terjun ke untuk bunuh diri.
Layanan darurat dengan cepat dipanggil.

Petugas pemadam kebakaran berhasil memasang bantalan udara di lantai bawah sebelum dia melompat.

Baca Juga :  Studi Profesor di Universitas AS Klaim Ada Kemungkinan Wabah Demam Berdarah Hambat Penyebaran Covid-19

Tiga petugas pemadam kebakaran dikirim ke lantai atas untuk mencoba penyelamatan gadsi itu. Namun gadis itu melompat sebelum mereka sempat menyiapkan diri.

Untungnya, gadis itu hanya menderita luka ringan saat ia jatuh ke bantal penyelamatan.
Gadis 12 tahun itu lalu dibawa ke Rumah Sakit Linchuan District First People’s Hospital untuk perawatan.

Bibi gadis itu mengatakan, “Dia sangat emosional, karena belum menyelesaikan pekerjaan rumahnya.”

Ketika ditanya mengapa dia memutuskan untuk naik ke ambang jendela, gadis itu menjawab:

“Karena saya mengalami banyak tekanan.”
Sementara itu sekolah si gadis tidak menanggapi percobaan bunuh diri muridnya. Tribunnews