JOGLOSEMARNEWS.COM Market Ekbis

Desember 2018, Bandara Adi Soemarmo dan Bandara Adi Sucipto akan Terhubung dengan Kereta

tria

Sebuah mobil melintas di samping proyek Bandara, belum lama ini. Foto JSNews: Triawatai PPBOYOLALI- Kereta bandara yang menghubungkan antara Bandara Adi Soemarmo dan Bandara Adi Sucipto Yogyakarta ditargetkan mulai beroperasi Bulan Desember 2018. Saat ini, pembangunam fasilitas stasiun terkait di Bandara Adi Soemarmo telah selesai 46 persen.

Menurut General Manager Bandara Adi Siemarmo, Andullah Usman, pembangunan jalur kereta bandara di lapangan udara yang terletak di wilayah Kabupaten Boyolali tersebut diperkirakan rampung Bulan September 2018. Kemudian hingga Bulan Desember 2018 dipergunakan untik persiapan operasional layanan keteta bandara.

“Rencananya nanti stasiun yang ada di Bandara Adi Soemarmo akan dibangun dua lantai. Lantai pertama digunakan untuk jalur kereta api. Sedangkan lantai dua akan terkoneksi dengan terminal baru Bandara Adi Soemarmo, jadi nantinya untuk koneksi ini akan semakin memudahkan penumpang yang dari Yogyakarta bisa langsung masuk bandara,” urainya, Senin (2/04/2018).

Baca Juga :  Merasa Mendapat Perlakuan Tidak Menyenangkan, Belasan Wartawan Rame-rame Walkout dari Area Konferensi Pers Keraton Surakarta

Sementara itu terkait dengan rencana penyediaan armada kereta api (KA) untuk kereta bandara, Usman mengatakan akan ada empat armada yang dioperasikan. Empat armada KA tersebut akan melayani tujuh kali perjalanan pulang pergi (PP) Bandara Adi Soemarmo- Bandara Adi Sucipto.

“Kalau untuk kapasitasnya setiap hari diperkirakan ada 250 penumpang yang bias tertampung. Seperti diketahui, proyek ini dijalankan untuk menjadi pemecah masalah kapasitas yang berlebih, baik secara trafik maupun penumpang di bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Sehingga nantinya yang tidak kebagian slot di bandara Yogja bisa pindah penerbangan melalui Bandara Adi Soemarmo menggunakan kereta api ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Kabar Buruk, Menkeu Sri Mulyani Prediksi Indonesia Resmi Alami Resesi pada Akhir September, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2020 Masih Negatif

Dengan demikian, Usman memperkirakan akan ada 40 penerbangan dari Jogja yang berpindah ke Bandara Adi Soemarmo.

“Selain itu memang ada penambahan rute penerbangan dari Bandara Adi Soemarmo. Seperti yang baru-baru ini dibuka ada dua rute penerbangan. Untuk total eksisting ada 66 penerbangan dalam satu hari. Sebanyak 20 slot diantaranya adalah penerbangan ke Jakarta, yakni 17 kali ke Cengkareng dan tiga kali di bandara Halim Perdana Kusuma,” tukasnya. Triawati Prihatsari Purwanto