JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dua Paslon Pilkada Karanganyar Disemprit. Rohadi-Ida Tersandung Timses Ilegal, Juliyatmono Terseret Netralitas Camat dan PNS

Deklarasi Pilkada Damai di Alun-Alun Karanganyar, Minggu (18/2/2018). Foto/Wardoyo
Deklarasi Pilkada Damai di Alun-Alun Karanganyar, Minggu (18/2/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR-  Dua Paslon yang berlaga di Pilkada Karanganyar sama-sama mendapat peringatan dari KPU setempat terkait indikasi pelanggaran selama kampanye.

Pasangan calon bupati Karanganyar nomor urut satu, Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih bersama tim kampanye, mendapat surat peringatan terkait pelanggaran pelaksanaan kampanye yang dilakukan oleh Timses di luar tim yang didaftarkan pasangan itu.

Pelanggaran tersebut terjadi di Kecamatan Jatipuro,  Jumantono, Mojogedang dan Matesih pada tanggal 14 April 2018 lalu. Menurut KPU, kampanye tersebut, dilakukan oleh tim relawan yang tidak didaftarkan ke KPU.

“ Sehubungan dengan hal tersebut, untuk ketertiban pelaksanaan kampanye Pilbup Karanganyar, maka KPU Karanganyar memberikan peringatan kepada cabup atau tim suksesnya,” ujar Ketua KPU, Sri Handoko dalam suratnya tertanggal 24 April 2018.

Baca Juga :  Status Positif Covid-19 pada Paslon Peserta Pilkada Serentak 2020 Bakal Pengaruhi Nomor Urut, Bisa Dapat Nomor Urut Sisa atau Terakhir

Dalam surat peringatan tersebut, KPU juga meminta kepada calon bupati nomor urut satu dan tim suksesnya, agar dalam melaksanakan kampanye, harus dilakukan oleh tim yang telah terdaftar di KPU.

Disisi lain, terkait laporan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh Juliyatmono dan ketidaknetralan PNS, masih memproses laporan tersebut.

“Pelaporan masih dalam proses kajian dan panwaskab  juga sudah meminta penjelasan dari kecamatan. Jika sudah ada keputusan, akan kita sampaikan,” ujar Komisioner Panwaslu, Sudarsono.

Baca Juga :  Astagfirullah, Jumlah Warga Karanganyar Meninggal Terkait Covid-19 Sudah Mencapai 80 Orang. Jumlah Kasus Positif Melonjak Jadi 414, Suspek 1.867

Sebagaimana diketahui, pada hari Senin (23/4/2018) Panwaslu menerima laporan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Cabup Juliyatmono saat menghadiri pembekalan peserta International Islamic Idol di gedung serbaguna Desa Girimulyo, Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah.

Pelapor juga melaporkan dugaan netralitas sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir dalam acara tersebut, termasuk Camat Ngargoyoso, Edi Sukiswandi.

Ketua Timses paslon Juliyatmono-Rober Christanto, Sumanto, mengatakan kehadiran Juliyatmono bukan untuk  kampanye, namun  sebagai penceramah dan memberikan motivasi kepada peserta International Islamic Idol. Wardoyo