JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Ini Hasilnya Jika Seniman dan Budayawan Jadi Panglima dalam Sosialisasi Empat Pilar

Wakil Ketua MPR RI, sekaligus Ketua DPP PKB, Muhaimin Iskandar, dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI, di Pendapa Ndalem, Yogyakarta, Jumat (13/4/2018) malam/Tribunnews

JOGJA – Langkah menarik dilakukan MPR RI, dalam upayanya menyosialisasikan empat pilar kebangsaan.

Bagaimana tidak, dengan wadah dialog budaya, Pendopo Ndalem Yogyakarta, Jumat (13/4/2018) malam lalu, tumpah ruah dipenuhi khalayak.

Menariknya, anak-anak muda tampak mendominasi, di antara ratusan hadirin yang datang.

Bukan tanpa alasan, dalam agenda yang mengusung tema ‘Kebudayaan Adalah Panglima’ tersebut, diselingi oleh ragam pentas menarik, dari para seniman kenamaan Yogyakarta.

Mulai dari musisi-musisi kondang semacam Syaharani dan Sri Krishna, hingga stand up comedy yang dibawakan oleh Muktu Entut, Beni Siregar dan Aan Papeda.

Baca Juga :  Tugu Pal Putih Yogya Kembali Dihantui 2 Sosok Pocong Gentayangan

Ditambah, trio MC SELOsoSELO, yang digawangi Awang, Anang dan Alit, semakin membuat semarak suasana.

Dalam sesi dialog, Wakil Ketua MPR RI, Muhaimin Iskandar, hadir langsung di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, dihadirkannya deretan seniman dan budayawan seperti Fajar Nugros, Moammar Emka, hingga Erros Djarot, semakin memperkaya materi diskusi.

Muhaimin Iskandar, atau yang selama ini akrab disapa Cak Imin, terlihat sangat antusias mengikuti jalannya acara, sejak dimulai pukul 19.00 WIB, sampai berakhir pada kisaran pukul 23.00 WIB.

Baca Juga :  Kedapatan Bawa Airsoft Gun, Keling Serta Menantang Petugas, 2 Pemuda Diringkus Petugas Poresta Yogyakarta

Seakan tanpa sekat, dirinya berdialog dan duduk sama rata bersama masyarakat.
Ia mengatakan, dengan membicarakan masalah empat pilar kebangsaan bersama para seniman dan budayawan, tentu akan memberi pengalaman dan warna baru, bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dampaknya, terwujud ketentraman di tengah masyarakat.

“Bagaimana agar Pancasila, kamudian UUD 45, semua itu menjadi satu langkah kehidupan yang lebih produktif, lebih manusiawi, sehingga Indonesia menjadi lebih tentram dan nyaman,” katanya. # Tribunnews