JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Mendag Pastikan, Jelang Ramadan Harga-harga  Pangan Tak Naik

Ilustrasi/Tribunnews

JAKARTA — Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan ketersediaan dan harga pangan tidak naik menjelang Ramadhan tahun ini. Hal itu disampaikan Enggar usai menghadiri rapat koordinasi pangan di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Seperti dijadwalkan, rapat koordinasi tersebut seharusnya dihadiri Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Djarot Kusumayakti, namun keduanya berhalangan.

“Jadi Pak Menko meminta penjelasan mengenai perkembangan harga-harga, saya menyampaikan bahwa menjelang tanggal 15 Mei semua terkendali baik stok maupun harga,” kata Enggar.

Enggar mengakui, dari 34 provinsi, baru 50 persen yang sudah dikunjungi langsung Kementerian Perdagangan untuk mengecek harga-harga bahan pangan di pasaran.

Baca Juga :  Luhut Minta Bio Farma Kebut Produksi Obat Covid-19

“Dari 34 provinsi yang sudah kita kunjungi baru 50 persen. Sisanya sampai tanggal 8 April sudah kita dapatkan, (harga) turun sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat ini memang masih ada beberapa provinsi yang masih menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk jenis medium, seperti yang ditetapkan pemerintah. Untuk itu, Kemendag akan meminta Badan Urusan Logistik melakukan intervensi pasar.

“Ada satu dua provinsi yang masih jual beras di atas HET tapi kita minta Bulog melakukan koordinasi dengan mitranya dan masuk untuk menyuplai. Kita akan cek lagi besok. Masih ada enggak yang sudah dikunjungi di atas HET,” katanya.

Baca Juga :  KPU Sahkan Perubahan Peraturan Kampanye Pilkada dalam Masa Pandemi: Konser Musik hingga Kegiatan Perlombaan Dilarang, Ngeyel akan Langsung Dibubarkan

Selain beras, kata Enggar, daging beku dan bawang putih juga tidak luput dari perhatian pemerintah. Untuk harga daging beku jelang Ramadan dipastikan harganya dijual di kisaran Rp 80.000 per kilogram.

“Daging beku sekarang harganya itu mencapai Rp 80.000 hampir semua rata. Sekali lagi dari yang kita tinjau 50 persen dari provinsi,” imbuh dia.

Enggar menambahkan, salah satu harga bahan pangan yang masih belum turun adalah bawang putih. Namun demikian, pemerintah akan melakukan intervensi pasar jika bawang putih tidak turun jelang Ramadan.

“Harga bawang putih akan turun, ya segeralah,” tukasnya.

www.tribunnews.com