JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Mengerikan, Lamaran Ditolak, Pria Ini Membunuh Satu Keluarga Tanpa Sisa

Ilustrasi
Ilustrasi/Tribunnews

INDIA – Rupanya belum pernah ada kejadian yragis dan mengerikan seperti ini. Seorang pria membunuh seluruh anggota  keluarga setelah niat pria itu untuk menikahi putri keluarga tersebut ditolak.

Insiden mengerikan itu terjadi di Desa Tulasai, Negara Bagian Jharkhand, India, sekitar dua pekan lalu, tetapi baru diketahui pada Minggu (1/4/2018).

Saat itu, sejumlah warga desa menemukan beberapa jenazah di hutan, tak jauh dari desa tersebut.

Polisi yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi dan menemukan jenazah yang diduga kuat adalah Ram Singh Sirka, istrinya Pano Kui, sang putri Rambha Sirka (17), serta dua putra keluarga ini Kod Sirka (12) dan Sonia Sirka (8).

Baca Juga :  Media Asing Soroti Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sebut Menkes Terawan sebagai Orang Paling Bertanggung Jawab atas Krisis Akibat Pandemi yang Dialami Indonesia

Menurut polisi, tersangka pembunuhan adalah Topay Boypai, seorang warga desa yang amat disegani.

Pria ini sebelumnya mendekati Ram Singh dan menyatakan niatnya menikahi putri pria tersebut. Namun, pinangan itu ditolak.

Ternyata penolakan itu membuat Topay sakit hati. Pada 15 Maret lalu, ketika Ram Singh sedang bekerja, dia kembali ke kediaman pria itu dan membunuh istri dan ketiga anaknya.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umroh secara Bertahap. Jemaah Luar Negeri Diizinkan Datang Mulai 1 November 2020

Topay tak sendirian melakukan kejahatan kejinya itu. Dia dibantu delapan kaki tangannya.

Setelah membunuh seluruh keluarga Ram Singh, Topay membuang jenazah para korban di hutan dan membunuh Ram Singh saat pria itu pulang pada malam hari.

Setelah polisi menemukan jenazah keluarga Ram Singh, mereka langsung melakukan penyelidikan yang berujung penangkapan pelaku.

“Dia sudah mengakui perannya dalam pembunuhan tersebut,” kata Sanjay Kumar, perwira penyidik kepolisian setempat.
Kumar menambahkan, kini polisi tengah melakukan pengejaran terhadap kedelapan kaki tangan tersangka utama pembunuhan keji itu. # Tribunnews