JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Polisi Gerebek 20an Pasangan ABG di Teras Perpustakaan Desa Puro. Dipergoki Sedang Beginian Hingga Lewat Tengah Malam

Tim Polsek Karangmalamg saat menggerebek 20an pasangan ABG muda-mudi di depan teras Perpustakaan Desa Puro, Sabtu (28/4/2018) dinihari. Foto/Wardoyo
Tim Polsek Karangmalamg saat menggerebek 20an pasangan ABG muda-mudi di depan teras Perpustakaan Desa Puro, Sabtu (28/4/2018) dinihari. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Maraknya kenakalan remaja dan pergaulan bebas yang mengarah negatif memang memicu keprihatinan. Tak ingin kecolongan,  tim Polsek Karangmalang menggerebek dan membubarkan paksa puluhan pasangan ABG muda-mudi berusia belasan tahun yang sedang nongkrong mencurigakan di lingkungan Perpustakaan Desa Puro, Sabtu (28/4/2018) dinihari.

Aksi penggerebekan itu dilakukan sekira pukul 01.00 WIB.  Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Karangmalang AKP mujiono mengungkapkan penggerebekan pesta muda mudi itu bermula dari informasi masyarakat yang resah dengan seringnya lokasi Perpustakaan Desa Puro jadi ajang perkumpulan dan nongkrong muda mudi hingga lewat tengah malam.

Baca Juga :  Tak Hanya ke Kejaksaan, Kepala DPUPR Sragen Juga Dilaporkan ke Polda Jateng. Terkait Indikasi Penyalahgunaan Wewenang dan Jabatan di 5 Proyek Bernilai Miliaran

Termasuk Sabtu dinihari yang menerima laporan bahwa ada sekitar 20an pasangan muda mudi yang mencurigakan di teras Perpustakaan Desa Puro.

“Saat kami datang,  mereka sedang nongkrong ada sekitar 20an pasangan remaja muda mudi. Sebagian membawa alat musik yang diperkirakan untuk mengamen,” papar Kapolsek Sabtu (28/4/2018).

Melihat kedatangan aparat,  para remaja muda mudi itu sempat gelagapan. Namun mereka tak bisa kabur karena lokasi sudah disterilisasi oleh tim.

Baca Juga :  Duh Gusti, Meledak Lagi Tambah 19 Positif Hari Ini, Total Kasus Covid-19 Sragen Melonjak Jadi 452. Kontak Erat Tercatat 644 Orang, Sudah 59 Warga Meninggal Dunia

Para pasangan muda mudi itu kemudian didata identitasnya. Selanjutnya Kapolsek memberikan pengarahan dan pembinaan sebelum membubarkan mereka pulang ke rumah masing-masing.

“Karena muda mudi nongkrong sampai larut malam tanpa tujuan yang jelas itu tidak baik dan dapat menimbulkan kerawanan kamtibmas atau memicu munculnya tindak pidana, ” tegasnya.

Ditambahkan,  operasi dan pembubaran itu dilakukan untuk mencegah kerawanan dan hal-hal negatif. Kapolsek juga menyampaikan, giat razia terhadap aktivitas remaja nongkrong dan mencurigakan itu juga untuk menjaga kondusivitas wilayah. Wardoyo