JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Salut, Kerja Keras Personel TNI Sragen Tuntaskan TMMD Bangun Jalan Rusak Penghubung 3 Dusun di Sukodono. Pengecoran 1,1 KM Selesai Hanya Dalam 2 Pekan

Anggota Koramil Sukodono bersama warga saat mengerjakan pembangunan cor jalan dusun proyek TMMD Sengkuyung I yang berhasil selesai sebelum target, Kamis (19/4/2018). Foto/Wardoyo
Anggota Koramil Sukodono bersama warga saat mengerjakan pembangunan cor jalan dusun proyek TMMD Sengkuyung I yang berhasil selesai sebelum target, Kamis (19/4/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Proyek TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung 1 Tahun Anggaran 2018 di wilayah Kodim Sragen menorehkan catatan positif lantaran selesai sebelum jadwal. Proyek fisik pengecoran jalan penghubung 3 dusun di Desa Bendo,  Sukodono yang ditargetkan selesai 21 hari,  ternyata sudah bisa diselesaikan hanya dalam tempo 15 hari saja. Proyek TMMD itu dibuka pada 4 April 2018 lali oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dengan peletakan batu pertama oleh Forkopimda.

Namun berkat kebersamaan TNI dan warga,  proyek itu sudah 100 persen selesai pada Kamis (19/4/2018).

“Iya per hari ini proyek sudah selesai 100% dikerjakan. Sangat cepat dari target,” papar Dandim Sragen,  Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo melalui Danramil Sukodono,  Kapten Arh Jumadiyono.

Proyek TMMD kali ini digeber dengan sasaran pengecoran jalan yang menghubungkan 3 dusun di Desa Bendo sepanjang 1.140 meter lebar 2,5 m dan tebal 12 cm. Danramil menyampaikan salah satu kunci proyek bisa lebih cepat dikerjakan karena pelaksanaanya dilakukan Koramil 13/Sukodono membagi tugas dengan warga di ketiga dusun.

Baca Juga :  Dapat Posisi Kanan, Cabup Petahana Sragen, Mbak Yuni Langsung Ucapkan Alhamdulillah. Optimis Bakal Jadi Awal Yang Baik, Sebut Masyarakat Juga Makin Mantap Memilih di 9 Desember 2020

“Dusun Guyangan bertanggungjawab cor jalan sepanjang 405 meter, Dusun Cangakan sepanjang 405 meter dan Dusun Nginggil sepanjang 330 meter. Jadi setiap hari warga dan anggota TNI dari Kodim sragen bersama masyarakat bahu membahu mengerjakan cor jalan tersebut tanpa mengenal lelah,” urainya.

Enam buah mesin molen atau pengaduk bahan yang dihadirkan juha dibagi menjadi 3 tempat. Danramil menggaransi meski lebih cepat dari target namun dipastikan tidak mengurangi kualitas bangunan maupun pemangkasan panjang atau ketebalan bangunan.

“Satu hal bahwa proyek ini bisa lebih cepat selesai karena itu merupakan bentuk kemanunggalan rakyat dengan TNI dilapangan” tegas Danramil.

Kemudian bagi warga yang suaminya merantau atau tidak ada dirumah bisa mewakilkan kepada isteri atau anaknya. Atau bahkan bisa diganti oranglain dengan kesepakatan memberikan upah sesuai permintaan dari pekerja.

Baca Juga :  Puluhan Prajurit Kodim Sragen Mendadak Kembali Mulai Berlatih Menembak. Ada Agenda Apa?

Tuwardi, Ketua RT 22 Dusun Guyangan mengatakan memang sudah kesepakatan warga supaya tidak ada kecemburuan sosial dan guna kebersamaan.

“Saya senang dan kami ucapkan terimakasih kepada bapak TNI dari Kodim Sragen yang telah membantu mewujudkan keinginan warga untuk memperbaiki jalan. Yang dulu berupa tanah liat apabila hujan becek dan susah dilalui kendaraan sekarang mulus” kata dia.

Tuwardi berharap kepada warga untuk sama sama menjaga jalan tersebut.  Karena jalan itu bukan hanya tanggungjawab aparat desa namun seluruh warga yang melewati jalan tersebut.

“Kami akan pasangi portal supaya truk besar tidak masuk supaya jalan awet, namun untuk mobil kecil dan pick up yang mengangkut hasil pertanian dari sawah akan kami ijinkan” tegasnya. Wardoyo