JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Babinsa Bersama PPL Monitoring Luas Tanaman Padi Wuryantoro, Ini Tujuannya

Babinsa dan PPL monitoring luas lahan padi Kecamatan Wuryantoro,Kamis (19/4/2018).
Babinsa dan PPL monitoring luas lahan padi Kecamatan Wuryantoro,Kamis (19/4/2018).

WONOGIRI-Bersama Ketua PPL Kelurahan Mojopuro Tri Teguh Anggoro, Ketua PPL Sumberejo Robert, didampingi staf PPL Iriani, Babinsa Kelurahan Mojopuro Koramil 10/Wuryantoro Sertu Ali Imran melaksanakan monitoring luas tanam padi se-Kec Wuryantoro, Kamis (19/4/2018).

Kegiatan peningkatan swasembada pangan mendapat respon Babinsa dalam tugas pengawalan dan pendampingan pertanian sebagai upaya mengawal kesuksesan program peningkatan ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Terkait program tersebut Babinsa Koramil 10/Wuryantoro meninjau perkembangan luas lahan tanam padi se-Kecamatan Wuryantoro dengan total sawah 1284 hektare di lahan pasang surut, sementara luas lahan yang sudah di tanam 1059 hektare, dan luas lahan yang belum di tanam 125 hektare karena lahan genangan/pasang surut.

Baca Juga :  Jangan Anggap Enteng, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Wonogiri Sudah Mencapai Angka 252, Kasus Baru Berasal dari Pelaku Perjalanan

“Hal ini dilakukan agar hasil tanaman padi mencapai target yang diharapkan dan setiap saat kondisi tanaman padi selalu terpantau. Salah satu contohnya apabila kondisi tanaman padi terkena hama akan langsung cepat ditanggulangi karena Babinsa akan langsung bekerjasama dengan PPL” jelas Danramil 10/Wuryantoro, Kapten Inf Kasmadi melalui Sertu Ali Imran.

Baca Juga :  Nyawiji Masih Menjadi Perselisihan Josss dan Harjo, Lantas Bagaimana Langkah KPU Maupun Bawaslu Wonogiri Menyikapi Permasalahan ini?

Ketua PPL Kelurahan Mojopuro Tri Teguh Anggoro juga menyampaikan kegiatan ini sangat baik disambut oleh para petani. Karena kendala yang dihadapi petani yang selama ini tidak ada jalan keluar akan dibantu oleh Babinsa dan PPL.

“Dengan adanya Babinsa dan PPL yang selalu aktif memonitoring dan mendampingi petani maka segala bantuan yang berhubungan dengan bidang pertanian akhirnya tepat pada sasaran,” sebut dia. Aris Arianto