JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tak Hanya Remaja, Anak TK Wonogiri pun Diberikan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Sosialisasi bahaya narkoba di TK Kartika III-54 Wonogiri

IMG 20180424 WA0065
Sosialisasi bahaya narkoba di TK Kartika III-54 Wonogiri

WONOGIRI–Sosialisasi bahaya narkoba harus dilakukan sejak dini. Termasuk kepada anak-anak seperti yang diterima murid Taman Kanak-Kanak (TK) Kartika III-54 Wonogiri.

Tidak hanya itu, dalam sosialisasi tersebut juga disisipkan penggunaan gadget bagi anak maupun pemberian bekal makanan yang sehat.

Sosialisasi itu digagas Yayasan Kartika Jaya Koordinator XLIX Dim 0728 Rem 074 Cabang III Diponegoro mengandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri.

Athanasia Srihandayani. Kepala TK mengatakan, kegiatan dihadiri Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator XLIX Dim 0728 Rem 074 Cabang III Diponegoro, Fara M. Heri Amrulloh didampingi Ketua Bidang Pendidikan Tutik M. Tono dan bendahara Erna Rukimin, Rabu (25/4/2018),

Baca Juga :  Banjir Gegara Luweng Tersumbat Kembali Terjadi di Paranggupito Wonogiri, Puluhan Rumah Terendam Jalur Menuju Klayar Pacitan Terputus

“Materi tentang penyalahgunaan narkoba memang sangat penting. Dan itu mesti dilakukan sejak dini. Jadi perlu ada pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, bagi anak-anak TK Katika llI-54 Wonogiri dan para orang tua,” jelas dia.

Anik sebagai narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri juga memberikan materi lain soal kemajuan teknologi seperti handphone yang bisa berpengaruh tidak baik bagi anak. Teknologi melalui gadget ada yang sifatnya mendidik ada juga yang akan merusak akal pikiran. Bukan hanya bagi anak-anak, tetapi orangtua bisa dan mudah terpengaruh.

Baca Juga :  Uji Coba PTM di SDN 2 Baturetno Wonogiri Ditunda Gegara Ada Guru yang Reaktif COVID-19, Dinas Putuskan Tak Ada Sekolah Pengganti Pilot Project

“Apalagi anak-anak yang masih usia dini sangat peka terhadap apapun yang dilihat dan didengarnya. Maka sebagai orang tua perlunya pengawasan bagi anak-anak baik di rumah maupun di saat bermain di luar,” tandas dia.

Pihaknya juga mengimbau orangtua murid agar membiasakan anak-anak untuk membawa bekal dari rumah. Tujuannya anak-anak tidak jajan di sembarang tempat, kualitas gizi dan kebersihan makanan akan tarjamin. Aris Arianto