JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Waaspam Kasad Ingatkan Jangan Teperdaya Dengan Berita Hoax!

Foto/Wardoyo
Foto/Wardoyo

KARANGANYAR-  Wakil Asisten Pengamanan Kepala Staf Angkatan Darat (Waaspam Kasad) Brigjen TNI Makmur Umar, meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan berita yang belum tentu kebenarannya. Pasalnya tidak menutup kemungkinan berita tersebut, bersifat mengadu domba.

Hal tersebut dikatakan Waaspam Kasad Brigjen TNI Makmur Umar, di hadapan tokoh masyarakat Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, sebelum melakukan peninjauan ke lokasi TMMD, Kamis (26/04/2018).

Menurutnya, pada zaman penjajahan, bangsa Indonesia di adu domba agar terpecah melalui politik devide et impera. Saat ini, upaya adu domba, lanjutnya, bangsa Indonesia di adu domba dengan pemberitaan yang tidak benar atau hoax.

Baca Juga :  Motor Tertangkap Razia, Sejumlah Pemuda dan Remaja di Karanganyar Hancurkan Knalpot Brongnya di Hadapan Polisi Pakai Palu!

“Jangan terperdaya dengan suatu pemberitaan. Baca dulu dengan baik. Jika menerima informasi, teliti dulu berita tersebut, apakah benar atau tidak dan jangan langsung kita bagikan,” katanya, Kamis (26/04/2018).

Ditambahkannya, saat ini memasuki tahun politik. Hampir setiap hari selalu ada pemberitaan, terutama di media sosial.

“ Apalagi  ini tahun politik. Masyarakat harus hati-hati. Jangan sampai terprovokasi yang menyebabkan kita terpecah belah hanya karena berita yang belum tentu kebenarannya. Yang ada di media sosial itu informasi, belum terverifikasi kebenarannya. Oleh karena itu, jika ada berita di medsos, baca dengan teliti, klarifikasi kebenarannya, verifikasi dengan cara membandingkan berita yang sama dari sumber berbeda, jangan langsung diterima atau disebar ulang,”  tandasnya.

Baca Juga :  Rp 300 Juta Dialokasikan untuk Penanganan Bencana Karanganyar, BPBD Pasang 6 Rambu Peringatan Bencana di Jatiyoso dan Jenawi. DPRD Ingatkan Jangan Sampai Kelabakan Soal Anggaran!

Sementara itu, Wakil ketua DPRD Karanganyar, Ade Eliana mengatakan, saat ini arus informasi semakin deras, teritama di media sosial. Untuk itu, masyarakat harus bijak dalam menerima setiap informasi.

“ Masyarakat harus bijak dalam memanfaatkan teknologi. Arus informasi yang cukup deras, jika tidak di teliti dapat memecah belah persatuan bangsa,” kata dia. Wardoyo