JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Warga Jebres Penghuni  HP 105 Anggap Pemkot Solo Semena-mena

tria
Puluhan warga Jebres Tengah, Kecamatan Jebres melakukan aksi damai di depan pintu gerbang Balaikota Surakarta, Senin (9/4/2018). Warga bersama mahasiswa melakukan aksi tersebut terkait dengan polemik kepemilikan HP 105 yang dihuni oleh warga.. Foto: JSNews/Triawati

SOLO– Puluhan warga Jebres Tengah, Kecamatan Jebres melakukan aksi damai di depan pintu gerbang Balaikota Surakarta, Senin (9/4/2018). Warga bersama mahasiswa melakukan aksi tersebut terkait dengan polemik kepemilikan HP 105 yang dihuni oleh warga.

Menurut Koordinator Aksi, Edho Johan, aksi damai tersebut dilakukan warga atas tindakan Pemerintah Kota (Pemkot) yang dinilai semena-mena terhadap warga.

“Kami menuntut pemerintah yang dengan semena-mena mengusir warga yang sudah puluhan tahun tinggal di sana. Hal itu tentu saja sekaligus mematikan hak hidup dengan merampas lahan pencarian nafkah warga,” ujarnya.

Baca Juga :  Belum Bisa Direm, Total Positif Covid-19 Solo Jadi 609 Kasus
tria

Edho menambahkan, warga menuntut persamaan perlakuan yang dilakukan Pemerintah Kota Solo terhadap beberapa HP yang dimiliki Pemkot untuk menjadi Hak Milik (HM) bagi masyarakat.

“Beberapa HP lain bisa menjadi HM untuk warga, seperti HP 11 di kelurahan Semanggi, HP 10 kelurahan Tipes, serta HP 40 dan HP 43 kelaurahan Pucangsawit. Maka kami menuntut Walikota untuk mengambil kebijakan yang tidak berbeda-beda terhadap masyarakat Kota Solo,” tegasnya.

Baca Juga :  Muscablub Pemuda Pancasila Solo, Faisol Rifqi Terpilih Jadi Ketua

Sementara itu, aksi damai dilakukan dengan long march dari Gladak menuju Balaikota Surakarta. Setelah sampai di depan Balaikota, waega melakikan orasi menyampaikan tuntutannya. Di sisi lain, tampak pihak keamanan baik dari Polresta Surakarta dibantu oleh pihak Satpol PP melakukan pengamanan aksi tersebut. Triawati Prihatsari Purwanto