loading...
Iptu Mashadi saat memimpin operasi patuh Kamis (3/5/2018) siang. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Hanya dalam dua setengah jam,  tim Satlantas Polres Sragen menjaring 126 pelanggar dalam operasi Patuh Candi 2018, Kamis (3/5/2018). Operasi itu digelar di jalan raya Sukowati Sragen Kamis siang dengan menghentikan sekitar 600 kendaraan roda dua.

Operasi Patuh Candi pimpin Kepala Bagian Operasional Satuan Lalu Lintas Iptu Mashadi. Sebanyak 34 personil dikerahkan dalam razia yang secara rutin di gelar oleh jajaran Polres Sragen selama 14 hari masa operasi Patuh Candi 2018.

Saat di temui media, Iptu Mashadi mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman menerangkan bahwa kegiatan Operasi Patuh ini di maskudkan oleh pimpinan Polri untuk  menekan angka kecelakaan di jalan.

Baca Juga :  Tanggalkan Lockdown, Pemdes Sambungmacan Sragen Buat Solusi Lebih Manusiawi Lewat Pos Siaga Covid-19. Perangkat dan Pemuda Kompak Pantau 24 Jam, Semua Pendatang Langsung Digiring ke Balai Desa Untuk Diperiksa

“Operasi patuh ini sendiri memiliki 8 prioritas sasaran, yang kesemuanya bila di patuhi dapat menghindarkan para pengguna jalan dari bahaya kecelakaan lalu lintas, “ terangnya.

Pemeriksaan kendaraan didominasi kendaraan roda dua. Ada kurang lebih enam ratusan kendaraan roda dua yang kita hentikan dan kita periksa. Dari semuanya, ada sebanyak 126 kendaraan yang melanggar. Pelanggaran itu sendiri di dominasi oleh pelanggaran tak membawa surat ijin mengemudi (SIM).

Baca Juga :  Jumlah ODP Corona Sragen Tambah 8 Orang, 3.231 Warga Diminta Isolasi Mandiri Selama 14 Hari!

Selain menyita surat surat kendaraan, Sat Lantas Polres Sragen juga menyita dua unit sepeda motor.

Pasalnya pengendara tidak dapat menunjukan surat tanda nomor kendaraannya. Wardoyo