loading...

WONOGIRI-Besaran insentif pagi para guru tidak tetap/pegawai tidak tetap (GTT/PTT) di Wonogiri dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Bahkan tahun ini melonjak hampir tiga kali lipat dibandingkan 2017.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, pada 216 total insentif untuk GTT/PTT adalah Rp 8.458.800.000. Angka ini meningkat menjadi Rp 8.785.800.000 pada 2017. Sementara tahun ini meroket menjadi Rp 21.004.800.

“(Insentif) kami naikkan. GTT mendapat insentif sebesar Rp 500 ribu perbulan, sedangkan PTT memperoleh Rp 325 ribu per bulan,” kata Bupati Joko Sutopo, Jumat (4/5/2018).

Baca Juga :  Oknum Kades di Wonogiri Digerebek Massa, Diduga Berada di Rumah Perempuan yang Telah Bersuami

Peningkatan jumlah insentif, tutur Bupati merupakan perwujudan semangat Pemkab dalam memajukan dunia pendidikan. Terlebih pendidikan menjadi salah satu sektor penting dalam Panca Program Pemkab Wonogiri.

“Kami juga memberikan SK (Surat Keputusan) bagi para GTT,” tutur Bupati.

Namun demikian, tidak semua GTT/PTT yang mendapatkan kenaikan insentif. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, misalnya soal lamanya mengabdi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, Siswanto merinci jumlah GTT/PTT yang mendapatkan insentif tahun ini. GTT TK-SD sebanyak 2.296 orang dengan total insentif Rp 13.776.000.000, GTT SMP ada 443 orang mendapatkan total Rp 2.658.000.000, PTT TK-SD 857 orang (Rp 3.342.300.000), PTT SMP 315 (Rp 1.228.500.000), keseluruhan terdapat 3.911 orang dengan insentif Rp 21.004.800.000. Aris Arianto