loading...


Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman dan Dandim Letkol Camas Sigit Prasetyo saat melakukan pengecekan jalur mudik di Tol Soker, Selasa (29/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman mengingatkan masih ada 3 titik rawan kecelakaan dan berbahaya di jalur Tol Solo-Kertosono (Soker) wilayah Sragen yang direncanakan dibuka untuk arus mudik. Selain itu,  juga ada 3 titik paling rawan macet saat arus mudik nanti.

Hal itu diungkapkan dari hasil pengecekan jalur mudik yang digelar Selasa (28/5/2018). Kapolres bersama Dandim,  menyusuri jalur mulai dari Masaran hingga perbatasan Ngawi.

“Secara umum kondisi jalur arteri maupun tol yang akan dilalui arus mudik,  sudah siap dan nggak ada masalah. Tapi yang harus diwaspadai ada tiga ruas di jalur Tol Soker yang masih perlu diwaspadai karena berbahaya, ” paparnya usai pengecekan.

Baca Juga :  Lokasi Kecelakaan Maut di Tol Sragen-Ngawi Tewaskan 2 Nyawa Tepat 7 Kilometer Dari Lokasi Peresmian Oleh Presiden Jokowi

Kapolres menyebut tiga titik itu adalah persimpangan jalur tol dengan jalan poros yang proyek jalan pengalihannya hingga kini belum rampung. Tiga titik itu salah satunya di Toyogo,  Sambungmacan yang hingga kini masih dikebut. Jika tiga titik itu ternyata tak rampung,  maka memang berpotensi rawan terjadi persimpangan antara arus pemudik via tol dengan pengendara penduduk yang akan melintasi persimpangan.

“Kalau sampai nggak selesai,  nanti kemungkinan akan dicarikan alternatif pengalihan di penyeberangan sebelum atau sesudah titik persimpangan yang belum selesai itu,” paparnya.

Selain itu, ia juga menyebut ada beberapa titik rawan kemacetan. Di antaranya di perempatan Pungkruk, Sidoharjo. Titik ini rawan karena diprediksi akan terjadi pertemuan arus kendaraan dari tumpahan pemudik yang keluar via exit tol pungkruk, arus dari jalur arteri yang menuju ring road dan arus dari jalur utama Sumberlawang menuju Sragen.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Tol Sragen-Ngawi Tewaskan 2 Nyawa Terjadi 7 Hari Usai Diresmikan Presiden Jokowi

Lalu di perempatan Pilangsari, Ngrampal dan di Nguwer maupun Jati Masaran.

Guna mengantisipasi kemacetan dan potensi kerawanan di titik itu,  pihaknya sudah memerintahkan untuk membuat posko pengamanan mudik di lokasi tersebut.

“Seperti di Pungkruk,  nanti kita tempatkan posko di dekat PDAM pungkruk. Pun dengan di Pilangsari,  perbatasan Tunjungan,  rest area Masaran dan Jati juga kita tempatkan posko, ” tandasnya.

Ia berharap antisipasi dan pemetaan jalur rawan serta padar itu diharapkan bisa meminimalisir potensi dan dampak buruk selama arus mudik. Personel juga akan dikerahkan siaga di posko dan jalur rawan untuk memastikan jalur mudik yang aman dan bebas dari kerawanan. Wardoyo

Loading...