JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Jelang Lebaran, Harga Telur dan Cabai di Wonogiri Justru Turun

Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa (kanan) memanen padi di Kecamatan Selogiri
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa (kanan) memanen cabai di Kecamatan Selogiri

WONOGIRI-Mendekati Lebaran, biasanya harga sejumlah kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan. Namun tidak demikian dengan beberapa komoditas di Wonogiri yang justru menurun.

Informasi yang berhasil dihimpun, harga telur di pasar tradisional saat ini adalah Rp 20 ribu perkilo. Padahal sehari sebelumnya masih di harga Rp 21 ribu perkilo. Sedangkan harga cabai merah teropong dari Rp 22 ribu kini dihargai Rp 18 ribu perkilo.

Baca Juga :  Miris, 92 Warga Wonogiri Ditangkap Terjerat Narkoba Sebagian Masih Pelajar. AKP Dimas Ajak Prajurit dan PNS Kodim Ikut Memerangi, Pasi Intel Ingatkan Tak Boleh Terjerumus Narkoba!

“Ini mulai turun,” ujar salah satu pedagang, Endang, Rabu (30/5/2018).

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Wonogiri, Wahyu Widayati mengiyakan soal penurunan harga itu. Berdasarkan pantauan di pasar tradisional, harga cabai merah keriting juga menjadi Rp 18 ribu dari awalnya Rp 22 ribu perkilo.

Baca Juga :  7 Warga Ngargoharjo Kecamatan Giritontro Wonogiri Diduga Keracunan Makanan, Dilarikan ke Rumah Sakit Mengeluh Pusing dan Diare

“Cabai rawit hijau dari Rp 14 ribu menjadi Rp 13 ribu perkilo,” jelas dia.

Dia mengatakan, tren yang kerap berlangsung setiap menjelang Lebaran, harga kebutuhan masyarakat memang naik, sering bertambahnya permintaan. Dia menduga turunnya harga saat ini lantaran faktor produksi yang mulai meningkat.

“Kemungkinan produksi memang meningkat,” terang dia. Aris Arianto