loading...


Tribunnews

INDIA – Badai debu dan hujan deras menerjang India bagian utara dan lebih dari 72 orang dilaporkan meninggal dunia dan lebih dari 100 orang luka-luka.

Dilansir dari laman Al Jazeera, Jumat (4/5/2018), kota Agra di provinsi Uttar Pradesh adalah tempat yang paling banyak memakan korban jiwa, yaitu 36 orang termasuk anak-anak. Ada dua wilayah yang paling parah terkena dampak badai debu ini, yaitu Uttar Pradesh dan Rajasthan.

Baca Juga :  Kriteria Usia Pemilih Diturunkan, Pemerintah Malaysia Juga Bakal Perbolehkan Mahasiswa Berpolitik

Badai debu merobohkan tembok-tembok rumah di wilayah-wilayah itu pada Rabu (2/5/2018). Angin yang berhembus saat itu mencapai kecepatan 126 km/jam. Badai debu yang terjadi Rabu itu diikuti hujan deras, yang terjadi kurang dari tiga jam, namun berdampak besar.

Selain itu, Bussiness Standart melaporkan 15 penerbangan menuju New Delhi terpaksa dibatalkan, termasuk dua penerbangan internasional. Sebelum badai debu dan hujan deras terjadi, suhu udara di sekitar wilayah Rajasthan mencapai 50.2 derajat Celsius.

Baca Juga :  Tragis, Bayi 9 Bulan Tewas Dicabuli dan Disodomi Suami Pengasuhnya

Warga India utara dan sekitar Pakistan mengalami penderitaan karena cuaca ekstrem ini. The Hindu melaporkan binatang di kota Agra juga banyak menjadi korban, namun jumlah pastinya belum dirilis.

“Badai debu ini cukup biasa terjadi di Rajasthan di periode sebelum musim hujan,” kata Richard Angwin, presenter cuaca senior Al Jazeera.

www.tribunnews.com

Loading...