Beranda Umum Dispendukcatpil Sragen Launching Ruang Perkawinan dan Mobil Keliling. Ngurus E-KTP dan KIA,...

Dispendukcatpil Sragen Launching Ruang Perkawinan dan Mobil Keliling. Ngurus E-KTP dan KIA, Kini Bisa Dilayani di Mobil

86
BAGIKAN
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wabup, Kepala Dispendukcatpil saat meresmikan gedung arsip, ruang perkawinan dan mobil layanan keliling KTP KIA, Jumat (11/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN – Menjelang Hari Jadi Sragen yang ke-272, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sragen berupaya meningkatkan pelayanan kependudukan kepada masyarakat. Sebuah Gedung Arsip dua lantai dan mobil pelayanan keliling siap untuk memberikan pelayanan dengan sistem jemput bola.

Masyarakat yang tak sempat datang ke Kantor Dispendukcatpil untuk membuat KTP atau KIA,  kini tinggal menunggu jadwal mobil tersebut datang. Sementara mereka yang non muslim dan ingin mengurus pernikahan, juga tak perlu lagi repot karena sudah disediakan ruang perkawinan.

Selain berfungsi untuk menyimpan arsip kependudukan, gedung berlantai dua ini juga dilengkapi dengan ruang perkawinan bagi warga yang beragama non muslim.

“Gedung ini diharapkan bisa menyimpan arsip  yaitu dilengkapi ruang kantor, untuk pemanfaatan data dan pelayanan. Ada ruang perkawinan untuk non muslim,” kata Kepala Dispendukcapil Sragen, Wahyu Lwiyanto, Jumat (11/5/2018).

Dalam acara peresmian gedung dan peluncuran mobil pelayanan keliling, Wahyu menyampaikan, pembangunan gedung arsip tersebut dengan pagu anggaran sebesar Rp 787.500.000, namun dalam pelaksanaanya hanya menelan biaya sekitar Rp 660.834.000, sehingga sehingga ada efisiensi anggaran sekitar Rp 126 juta.

Sedangkan untuk pelayanan mobil keliling sendiri merupakan bantuan dari Bank Jateng. Mobil ini nantinya untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan di 20 kecamatan.

Dengan adanya mobil ini masyarakat tidak perlu lagi harus datang ke Kantor Dispendukcapil untuk membuat e-KTP atau Kartu Identitas Anak (KIA).

“Kami sudah pra launching, melakukan pelayanan jemput bola untuk mengetahui kelayakan mobil peralatan. Kami juga telah lakukan pelayanan di Lapas dan jemput bola di berbagai tempat. Harapannya setelah mobil dilaunching, kami akan lakukan jemput bola di 20 kecamatan,” terang Wahyu.

Baca Juga :  Stres Memulai Kerja Setelah Libur Panjang, ini Tipsnya

Wahyu dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan, meski sudah berupaya maksimal memberikan pelayanan, namun masih ada masyarakat yang merasa tidak puas.

Bahkan melalui hotline Lapor Mbak Yuni ada yang mengeluh terhadap lambatnya pelayanan e-KTP dan KIA.

“Karena ada laporan ke Mbak Yuni, tapi itu malah jadi penyemangat kami. Walau istilahnya kita sudah berdarah-darah tapi masih ada masyarakat yang masih tidak puas,” katanya.

Sementara itu Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengakui memang banyak SMS yang masuk ke dirinya dan melalui Lapor Mbak Yuni terkait kinerja OPD di Sragen.

Dia menyampaikan, Dispendukcapil selama ini telah bekerja maksimal untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Semua keluhan yang ditujukan ke pihaknya diteruskan ke Dispendukcapil dan langsung direspon secara cepat.

“Sebagai ASN memang diberikan tugas untuk melayani masyarakat dengan tulus. Saya menyadari bahwa kita sudah bekerja luar biasa. Setiap laporan direspon dengan cepat untuk segera diselesaikan,” kata Yuni. Wardoyo