JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Hidayat Nur Wahid Sebut Gerakan #2019GantiPresiden Bukan Kegiatan PKS

Foto/Tempo.co
Foto/Tempo.co

KARANGANYAR- Fenomena hastag ganti presiden, mendapat tanggapan dari wakil ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid. Politisi Partai keadilan Sejahtera (PKS) ini menyatakan bahwa hastag ganti presiden dengan inisiator  Mardani Ali Sera tersebut, merupakan sebuah gerakan sosial yang mendapat dukungan luas dari publik.

Menurut Hidayat, meski salah satu inisiatornya adalah kader PKS yang saat ini menjadi anggota DPR RI, hastag ganti presiden tersebut, bukan kegiatan PKS.

Baca Juga :  Awas, Sudah 128 Warga Karanganyar Meninggal Dunia, Jumlah Kasus Positif Covid-19 Terus Bertambah Tembus 684. Suspek Capai 2.199 Orang, Pasien Sembuh 520 Orang

“ Ini bukan kegiatan PKS. Ini aspirasi yang mendapat dukungan luas dari masyarakat,” kata Hidayat saat menyaksikan pagelaran wayang kulit di Suruh,  Sabtu (5/5/2018).

Dijelaskannya, deklarasi dengan hastag ganti presiden ini, bukan merupakan kampanye.

“ KPU, Mabes Polri dan Panwas juga menyatakan jika kegiatan ini bukan kampanye. Kegiatan deklarasi ini merupakan aspirasi  yang konstitusional. Yang lain juga memakai hastag dua periode. Yang dipentingkan adalah  jangan sampai terjadi ketidak nyamanan. Mereka harus memastikan jangan sampai ada penyusupan dan kegaduhan,” ujarnya.

Baca Juga :  Putrinya Bawa Foto Berlinang Air Mata, Yulia Korban Pembunuhan dan Dibakar Dalam Mobil Akhirnya Dimakamkan di Delingan Karanganyar

Seperti diketahui, belakangan publik disuguhi perang dua kubu pendukung Jokowi dan kubu oposisi yang merefleksikan lewat tagar #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja.

Bahkan tak hanya sebatas di media sosial dan aksi mobilisasi simpatisan, persaingan dua kubu ini sempat diwarnai insiden intimidasi di arena CFD Jakarta belum lama ini. Wardoyo