JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Nekat, Sindikat Pencurian Gorok Mesin Pompa Sibel di Tanon Sragen. Mesin Sibel Belasan Juta Disikat

Ilustrasi Kapolsek Tanon AKP Heru Budiarto saat melakukan olah TKP di lokasi pencurian mesin sibel pompa air di Karangtalun, Kamis (10/5/2018). Foto/Wardoyo
Kapolsek Tanon AKP Heru Budiarto saat melakukan olah TKP di lokasi pencurian mesin sibel pompa air di Karangtalun, Kamis (10/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Memasuki musim kemarau,  aksi pencurian pompa diesel kembali marak terjadi di wilayah Tanon. Rabu (9/5/2018) dinihari,  giliran mesin pompa sibel di Dukuh Karangtalun,  Tanon yang menjadi sasarannya.

Pencurian mesin pompa air jenis Sibel merk Boch berukuran 3 PK itu  terjadi di persawahan Dukuh Karangtalun RT 08 Desa Karangtalun, Kecamatan Tanon. Pelaku diduga memanfaatkan kelengahan dengan beraksi menjebol dan menyikat mesin sibel dinihari saat tak dijaga.

Aksi pencurian sibel itu baru diketahui Rabu (9/5/2018) pagi oleh pengurus pompa air,  Suhardi (30).

Baca Juga :  Tambah 6 Positif dan Satu Meninggal Dunia Hari Ini, Jumlah Kasus Covid-19 Sragen Melaju Dekati Angka 800. Tersebar di 5 Kecamatan, Jatitengah Sukodono Sumbang 2 Orang

Data yang dihimpun di lapangan, saat hendak menyalakan mesin pompa air Sibel Merk Bosch sekitar pukul 06.00 WIB, ia kaget mendapati mesin sudah tidak nyala. Setelah dicek ternyata mesin pompa sudah tidak ada dan pipa paralon penghubung dalam keadaan terbuka dan rusak digergaji.

“Kemudian korban langsung melapor ke Polsek dan ditindaklanjuti dengan pengecekan ke TKP, ” papar Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman,  Kamis (10/5/2018).

Baca Juga :  Makin Ganas, 2 Warga Sragen Hari Ini Meninggal Dunia Positif Terpapar Covid-19. Jumlah Kasus Positif Tambah 5 Jadi 787 Kasus, Total 85 Meninggal Dunia

Akibat pencurian itu,  pihak desa dan kelompok pengairan wilayah itu mengalami kerugian Rp 14 juta. Selain olah TKP,  Kapolsek Tanon AKP Heru Budiarto juga menyampaikan imbauan kepada seluruh pengurus yang ada di wilayah hukum Polsek Tanon agar meningkatkan pengawasan kepada barang pompa air yang ada di sawah.

“Karena barang-barang ini sangat penting untuk kelangsungan pengairan pertanian menjelang musim kemarau,” ujar Kapolsek. Wardoyo