loading...


Launching mobil layanan keliling Dispendukcatpil untuk jemput bola E-KTP dan KIA ke desa-desa. Foto/Wardoyo

SRAGEN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sragen akan mengoperasikan Mobil Pelayanan Keliling hingga ke pelosok desa. Dengan terobosan tersebut diharapkan dapat melayani masyarakat yang kesulitan dalam mengurus administrasi kependudukan lantaran jarak yang jauh.

Mobil keliling tersebut sebelum dilaunching sudah dilakukan uji coba di sejumlah wilayah untuk memastikan ada tindaknya gangguan jaringan. Pasalnya layanan kependudukan tersebut semua dilakukan dengan sistem online.

”Kita harus mengetahui situasi secara riil di lapangan, apakah jaringan bisa sampai pelosok. Kemarin di 20 kecamatan kita lakukan layanan pra launching, plus minus sudah kita catat dan evaluasi,” terang Kepala Dispendukcapil Sragen, Wahyu L.  Wiyanto.

Baca Juga :  Ugal-ugalan, 5.547 Pengendara di Sragen Ditilang Hanya Dalam 2 Pekan Operasi. Melonjak Hingga 450 % 

Saat ditemui usai peresmian Gedung Arsip dan Launching Mobil keliling serta Pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) di Kantor Dispendukcapil Sragen, Jumat (11/5/2018), Wahyu menyatakan, mobil tersebut merupakan bantuan dari Bank Jateng yang difokuskan untuk akses pelayanan.

Dengan mobil keliling tersebut, pihaknya juga akan memberikan pelayanan jemput bola yang dilakukan secara terjadwal atau bergilir dari satu desa ke desa lainnya. Bahkan tidak menutup kemungkinan mobil itu akan disiapkan dalam kegiatan Tilik Kembang Desa (TKD) Bupati Sragen.

Baca Juga :  Rumah Dokter di Sragen Dibobol, Mobil Grand Max Ratusan Juta Amblas Digondol Maling 

Dalam TKD dinilai cukup efektif membantu rekam kependudukan. Selain TKD pihaknya juga akan memberi layanan saat kegiatan car free day (CFD) pada hari Minggu.

“Harapannya setelah mobil dilaunching, kami akan lakukan jemput bola di kecamatan atau dalam acara car free day,” ujarnya.

Sementara Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan apresiasi atas kerja keras Dispendukcapil selama ini. Namun dia mengingatkan tugas pelayanan kepada warga merupakan kewajiban dari PNS. Dia juga meminta Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk terus berinovasi.

Baca Juga :  Berkah TMMD, Ubah Wajah Desa Sukorejo Dari Terisolasi Jadi Tambah Maju. Kades Siapkan Konsep Wisata Herbal dan Organik

”Inovasi ini kita lakukan terus, bahkan kita jemput bola,” tegasnya. Wardoyo

Loading...