loading...
Launching mobil layanan keliling Dispendukcatpil untuk jemput bola E-KTP dan KIA ke desa-desa. Foto/Wardoyo

SRAGEN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sragen akan mengoperasikan Mobil Pelayanan Keliling hingga ke pelosok desa. Dengan terobosan tersebut diharapkan dapat melayani masyarakat yang kesulitan dalam mengurus administrasi kependudukan lantaran jarak yang jauh.

Mobil keliling tersebut sebelum dilaunching sudah dilakukan uji coba di sejumlah wilayah untuk memastikan ada tindaknya gangguan jaringan. Pasalnya layanan kependudukan tersebut semua dilakukan dengan sistem online.

”Kita harus mengetahui situasi secara riil di lapangan, apakah jaringan bisa sampai pelosok. Kemarin di 20 kecamatan kita lakukan layanan pra launching, plus minus sudah kita catat dan evaluasi,” terang Kepala Dispendukcapil Sragen, Wahyu L.  Wiyanto.

Baca Juga :  Ini Penampakan Petani Bandar Sabu Yang Dibekuk Polres Sragen. Tes Urine Positif, Akui 4 Paket Akan Digunakan Pesta Nyabu 

Saat ditemui usai peresmian Gedung Arsip dan Launching Mobil keliling serta Pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) di Kantor Dispendukcapil Sragen, Jumat (11/5/2018), Wahyu menyatakan, mobil tersebut merupakan bantuan dari Bank Jateng yang difokuskan untuk akses pelayanan.

Dengan mobil keliling tersebut, pihaknya juga akan memberikan pelayanan jemput bola yang dilakukan secara terjadwal atau bergilir dari satu desa ke desa lainnya. Bahkan tidak menutup kemungkinan mobil itu akan disiapkan dalam kegiatan Tilik Kembang Desa (TKD) Bupati Sragen.

Baca Juga :  Gelorakan Dukungan ke Jokowi-Ma'ruf, Cakra 19 Sragen Gelar Goyang Sehat Bersama Ratusan Emak-emak di Miri

Dalam TKD dinilai cukup efektif membantu rekam kependudukan. Selain TKD pihaknya juga akan memberi layanan saat kegiatan car free day (CFD) pada hari Minggu.

Loading...

“Harapannya setelah mobil dilaunching, kami akan lakukan jemput bola di kecamatan atau dalam acara car free day,” ujarnya.

Sementara Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan apresiasi atas kerja keras Dispendukcapil selama ini. Namun dia mengingatkan tugas pelayanan kepada warga merupakan kewajiban dari PNS. Dia juga meminta Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk terus berinovasi.

Baca Juga :  Misteri Tewasnya Kakek 65 Tahun di Salon Tina Sragen Akhirnya Terjawab. Korban Ternyata Sering Masuk Ke Sini!

”Inovasi ini kita lakukan terus, bahkan kita jemput bola,” tegasnya. Wardoyo


Loading...