loading...


Ribuan liter miras ciu hasil operasi pekat dimusnahkan di mapolres Sragen, Selasa (15/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Sebanyak 4.428 liter minuman keras jenis ciu dimusnahkan di Mapolres Sragen, Selasa (15/5/2018). Sebagai bentuk penjeraan,  sejumlah penjual dan pengedarnya diproses hukum sedangkan pengecernya diberikan pembinaan.

Ribuan liter ciu itu dimusnahkan bersama puluhan botol miras kemasan bermerek lainnya. Barang bukti minuman haram itu merupakan hasil razia pekat yang digelar Polres dan semua Polsek selama beberapa bulan terakhir.

“Bisa dilihat hari ini kita musnahkan 4000an liter miras jenis ciu dan miras merek lainnya. Ini hasil Pekat yang sudah kita laksanakan, ” papar Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman seusai pemusnahan miras di Mapolres.

Baca Juga :  Aksi Kakek Supeltas Berusia 70 Tahun Ini Bikin Kasatlantas Sragen Langsung Tertunduk. Apa Kehebatannya?

Sebelum dimusnahkan, terlebih dahulu digelar forum grup discussion (FGD) dengan sejumlah elemen dan komunitas media sosial di Sragen.

Kapolres mengatakan lewat FGD pihaknya berharap bisa membangun kesadaran bersama seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyadari efek bahaya miras dan memeranginya.

“Harapannya ini bisa membangun kesadaran yang jadi energi positif untuk bersama memberantas miras, ” urai Kapolres.

Pucuk pimpinan tertinggi di Polres Sragen itu menuturkan perang terhadap Miras itu dilakukan secara intensif dengan harapan agar masyarakat bisa menjalankan ibadah bulan ramadhan dengan khusuk. Namun ia menggaransi operasi terua berlanjut pasca ramadhan dan idul fitri sehingga peredaran miras di Sragen benar-benar bersih.

Baca Juga :  Salut, Peringati Hari Pahlawan Ratusan Napi Lapas Sragen Serempak Nyanyikan Lagu Nasional. Kalapas Serukan Semua Bisa Jadi Pahlawan! 

Lebih lanjut,  ia memastikan jika dari puluhan penjual miras,  sebagian sudah diproses hukum dengan UU Kesehatan dan Pangan. Sementara sebagian yang hanya pengecer diberikan pembinaan dengan penjeraan sosial menghadirkan perangkat desa serta kecamatan.

“Untuk home industri ciu di Sambungmacan yang kita gerebek beberapa waktu lalu sudah tutup.  Ada beberapa pelaku yang kita proses tapi yang tua ditangani oleh pihak lain, ” terangnya.

Kapolres menambahkan dengan berbagai kegiatan dan penjeraan yang secara simultan terus dilakukan, pihaknya berharap keberadaan miras di Sragen bisa diberantas.

Baca Juga :  Panas Kasus Gondang Bersalawat, Ketua DPRD Sragen Panggil 4 Pihak. Minta Tak Ditutup-tutupi! 

“Karena efek miras itu sangat membahayakan dan sudah banyak menimbulkan korban jiwa, ” pungkasnya. Wardoyo

Loading...