Beranda Daerah Solo Radikalisme dan Intoleran Tidak Sesuai Dengan Ajaran Islam

Radikalisme dan Intoleran Tidak Sesuai Dengan Ajaran Islam

56
BAGIKAN
Foto-foto Dok Unisri

SOLO – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Sabtu (19/5/2018) menyelenggarakan pengajian Ramadhan 1439 H.

Acara yang  bertempat di ruang seminar itu
menghadirkan narasumber Direktur Pengkajian dan Pelatihan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Drs. Bono Setyo, MSi.

Ketua PHBI Unisri,  Drs. Suharno, MM, Ak dalam rilisnya ke Joglosemarnews menjelaskan,  pengajian dibuka Rektor Unisri, Prof. Dr. Ir. Kapti Rahayu Kuswanto.

Dalam sambutannya Rektor  mengajak peserta pengajian agar pandai pandai memilih jenis makanan agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik dan lancar.

” Pilihlah makanan yang mengandung serat, seperti  sayur sayuran  dan buah dan hindari makanan yang mengandung lemak. Kalau kita makanan yang banyak mengandung lemak maka akan cepat lapar, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapti Rahayu Kuswanto mengungkapkan, hikmah puasa akan menimbulkan kebersamaan dan keharmonisan keluarga.

” Di waktu puasa kita sekeluarga bisa berbuka puasa bersama dilanjutkan sholat Maghrib dan taraweh berjamaah. Ini suatu kenikmatan luar biasa yang tidak bisa kita gambarkan, ” tuturnya.

Baca Juga :  Siswa SD Muhammadiyah 8 Solo Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok

Sementara itu, narasumber pengajian, Bono Setyo, menyinggung  fenomena  banyaknya berita hoax dan hate speech, aksi teror bom, radikalisme serta intoleran merupakan bentuk-bentuk perilaku yang bertentangan dengan ajaran Islam.

” Puasa kali ini diharapkan jadi momentum yang sangat baik untuk menghentikan dan menjauhi perilaku-perilaku yang tidak manusiawi bahkan biadab tersebut ” harapnya.

Lebih lanjut, Bono Setyo, memaparkan Ramadhan adalah sistem yang diciptakan Allah untuk menghapus dosa dan melipatgandakan pahala bagi orang-orang beriman dan  menjalankan ibadah puasa. # Suhamdani