loading...
Anggota Komunitas N-Max Sragen (KNS) saat membagi takjil kepada pengendara di perempatan bangjo Pos Lantas Sragen, Minggu (27/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Ada pemandangan berbeda menghiasi perempatan depan Pos Lantas Sragen Kota,  Minggu (27/5/2018) petang. Tak seperti biasanya,  petang tadi perempatan itu diramaikan kehadiran puluhan orang berkaos seragam merah biru berlogo KNS.

Acapkali lampu merah menyala, mereka dengan sigap turun ke jalan menghampiri pengendara yang berhenti. Mereka bagikan paket takjil ke semua pengendara satu persatu tanpa ada yang ketinggalan.

Tigaratus paket takjil yang disiapkan petang itu langsung ludes dibagikan ke pengendara hanya dalam hitungan kurang dari satu jam. Wajah lega pun terpancar dari puluhan orang yang tergabung dalam Komunitas N-Max Sragen atau disingkat KNS tersebut.

Ada sekitar 40 anggota komunitas pecinta motor mewah berlabel Yamaha N-Max di Bumi Sukowati yang sore itu sengaja menyempatkan waktu untuk berbagi peduli lewat takjil.

“Ya,  hari ini kita adakan giat bakti sosial dengan berbagi takjil ke masyarakat yang kita pusatkan di perempatan Pos Lantas. Alhamdulilah respon masyarakat sangat antusias. Tadi 300 paket langsung tersalurkan dari jam 16.15 WIB sampai jam 17.00 WIB, ” ujar Ketua Komunitas KNS,  Sri Wahyudi Dangkel,  seusai kegiatan.

Baca Juga :  Pemkab Sragen Wacanakan Tutup Jalur Kota, Polres Mulai Siapkan Skenario dari Penutupan Jalur Sampai Kemungkinan Lockdown Total
Komunitas N-Max Sragen dengan motor mewah beraneka modifikasi saat menggelar aksi sosial bagi takjil, Minggu (27/5/2018). Foto/Wardoyo

Pria berbadan tegap itu menguraikan giat bagi takjil itu sengaja digelar untuk memeringati Hari Jadi ke-272 Kabupaten Sragen yang jatuh tepat di hari Minggu 27 Mei tadi. Namun lebih dari itu, kegiatan bagi takjil itu memang dilaksanakan sebagai implementasi misi sosial yang selama ini mendasari berdirinya Komunitas N-Max Sragen.

“Sekaligus mempererat silaturahmi antar anggota,” terangnya.

Dangkel menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial bagi takjil sudah digelar untuk tahun kedua sejak berdirinya KNS 4 Mei 2017. Setiap bulan ramadhan,  komunitasnya selalu membagikan takjil dua kali dalam sebulan.

“Takjilnya kita adakan murni dari iuran anggota internal,  nggak ada sangkut paut dengan pihak lain. Ya sekedarnya dan semampunya. Ini memang untuk menunjukkan bahwa KNS itu bukan untuk wer-weran tapi lebih ke misi sosial. Supaya lebih memberi manfaat dan membantu ke masyarakat. Tahun lalu kita juga memberikan baksos bagi sembako ke warga miskin di Gilirejo Miri, ” imbuh Humas KNS,  Nanang.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan 2 Warga PSHT di Mondokan Sragen, Polisi Amankan BB Kaos dan Celana Ada Bercak Darah. Sebut Pelaku Menganiaya Korban Sendirian

Sementara,  Dangkel menambahkan komunitas KNS sendiri sejauh ini sudah mewadahi sekitar 37 anggota pecinta motor N-Max di Sragen. Selama dua tahun berdiri,  komunitasnya memang lebih diorientasikan untuk kegiatan sosial dan misi peduli sesama. Wardoyo