Beranda Umum Nasional Mudik Jakarta-Surabaya Kini Bisa Lewat Tol Tanpa Putus. Total Hanya Butuh Rp...

Mudik Jakarta-Surabaya Kini Bisa Lewat Tol Tanpa Putus. Total Hanya Butuh Rp 344.000, Berikut Rincian Biaya Sejumlah Ruas Tol dan Yang Digratiskan!

276
BAGIKAN
Tol Solo-Kertosono (Soker) yang akan dibuka fungsional secara gratis pada arus mudik tahun ini. Foto/Wardoyo

PEMALANG – Pemerintah memastikan mudik 2018 bisa melalui jalur tol Jakarta-Surabaya tanpa putus. Meski sebagian tol sudah dipatok tarif resmi, pemudik masih mendapat keringanan lantaran ada sebagian ruas tol yang masih digratiskan karena berstatua fungsional pada arus mudik nanti.

Nah, pertanyaanya, berapa biaya yang harus dikeluarkan pemudik untuk menempuh tol sejauh 759 kilometer itu?

Berdasarkan tarif resmi yang ditetapkan pemerintah, untuk sekali perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya bisa dituntaskan dengan lewat jalur bebas hambatan tanpa terputus. Untuk biayanya,  total menghabiskan sekitar Rp 344.000.

Tarif itu dihitung berdasarkan tarif yang berlaku di tiap ruas jalur tol yang akan dilalui. Tarif tol Jakarta – Surabaya dipatok berdasarkan rute yang dilalui. Tarif Jakarta-Surabaya dipatok sebesar Rp 344 ribu dengan rincian Jakarta-Semarang Rp 173 ribu dan Semarang-Surabaya Rp 171 ribu.

Sementara itu, tarif tol di ruas lain adalah Surabaya – Malang Rp 18 ribu, ,Surabaya-Pasuruan Rp 22 ribu, Jakarta-Merak Rp 48 ribu, Jakarta-Ciawi Rp 6.500 dan Jakarta-Bandung (Cileunyi) Rp 61.500.

Tol fungsional yang akan dibuka pada arus mudik 2018 meliputi ruas tol Pemalang – Semarang, Salatiga – Solo, Solo – Ngawi dan Kertosono – Wilangan. ”Tol fungsional gratis,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat meninjau kesiapan tol fungsional Pemalang-Batang, Sabtu (26/5/2018).

Baca Juga :  Maju Capres Lagi, Ini Harta Kekayaan Jokowi

Menurut Menteri Basuki mengatakan bahwa tol fungsional akan dilengkapi rest area tipe A dan tipe B setiap 20 kilometer. “Tipe A dilengkapi fasilitas seperti musola dan toilet. Saat ini sedang tahap pembangunan, airnya juga sudah ada,” ujarnya.

Untuk rest area tipe B, lanjut dia, memiliki ukuran yang lebih besar dan fasilitasnya lebih lengkap. Misalnya saja dilengkapi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), toilet, dan musola.

Berdasarkan pantauan dalam rombongan kementerian PUPR, saat ini jalur tol Pemalang – Batang sejauh 39 kilometer sudah dibeton sepanjang 11 kilometer. Selebihnya masih berupa krikil dan tanah merah. Di sepanjang jalur ini juga masih dilakukan pembangunan rest area, gardu tol sementara, dan beberapa proses pekerjaan lainnya.

www.tempo.co