loading...

Ilustrasi/Tribunnews

Kalau di Indonesia, biasanya drone digunakan untuk mengambil gambar atau foto dari  sebuah ketinggian tertentu, maka di Dubai ini lain lagi. Ini ceritanya. Para karyawan di negeri itu mengalami kesulitan untuk keluar membeli makan karena suhu di luar ruangan mencapai 50 derajat Celcius.

Ada beberapa wilayah di Dubai yang tak bisa dicapai oleh pengantar makanan. Seperti dilansir dari laman CNN International, Selasa (8/5/2018), General Manager perusahaan Deliveroo, divisi Timur Tengah, Anis Harb mengatakan sekitar September Dubai mulai sulit untuk berjalan kaki.

Hal itu tak terlepas dari suhu saat musim panas yang sangat menyengat. Sejak itu layanan pesan antar menjadi sangat diandalkan oleh masyarakat. Ada beberapa perusahaan aplikasi layanan delivery yang digemari masyarakat.

Di antaranya adalah Deliveroo, Zomato, UberEats, Talabat, dll. Mengingat cukup banyak kendala jika diantar oleh para pengantar (deliveryman), perusahaan itu mulai melirik menggunakan drone.

Perusahaan Exponent Technology Services melakukan pengamatan pada aplikasi antar makanan yang menggunakan drone.  Mereka menemukan dalam seharinya, drone-drone milik para penyedia layanan antar itu bisa mengantar sampai 900 burger dalam sehari.

Capaian ini dianggap cukup menjanjikan untuk bisnis layanan makanan kedepannya.

Loading...

www.tribunnews.com

Loading...