loading...

Warga Selogiri membawa tabung melon dalam pasar murah di depan kantor kecamatan setempat

WONOGIRI-Mengantisipasi kelangkaan gas elpiji bersubsidi Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Wonogiri bersama Pertamina menambah pasokan gas melon.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan Wonogiri, Guruh Santosa melalui Kepala Bidang Perdagangan, Wahyu Widayati menjelaskan, menjelang libur panjang Lebaran 2018, angka kebutuhan gas melon di Wonogiri diprediksi naik drastis seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun hal itu sudah diantisipasi dengan mengajukan permintaan agar jatah pasokan atau kuota ditambah.

“Maka khusus Juni ini kuota gas elpiji melon sudah ditambah 39.360 tabung,” jelas dia, Rabu (6/6/2018).

Awalnya secara reguler, kuota tabung pada Juni adalah 591.040 tabung. Dengan adanya penambahan itu kini menjadi 630.400 tabung.

Sampai saat, jelas dia tidak ada laporan terjadinya kelangkaan. Terlebih kuota dari tahun ke tahun ditingkatkan. Kuota di Wonogiri selama 2017 sebesar 19.974 MT (metrix ton) atau sebanyak 6.658.000 tabung. Sedangkan tahun ini sebesar 20.803 MT atau 6.934.333 tabung.

“Realisasi penerimaan tabung pada 2017 adalah 6.745.320, karena ada penambahan 87.320 tabung. Sedangkan realisasi 2018 sejak Januari hingga April adalah 2.271.000 tabung,” terang dia.

Loading...

Pekan sebelumnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Hiswana Migas dan Pertamina. Didapati keterangan bahwa Pertamina siap membentuk satgas untuk menyikapi jika terjadi kekurangan pasokan. Aris Arianto

Loading...