loading...


Kondisi bayi mungil yang ditemukan dibuang di lapak tepi jalan Masaran, Sragen saat dievakuasi ke RSUD Sragen, Kamis (14/6/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Bayi merah yang ditemukan dibuang di kotak penggorengan di lapak tepi jalan Masaran, Sragen,  Kamis (14/6/2018) diduga kuat hasil hubungan gelap. Hasil penelusuran tim Polsek setempat,  bayi berumur kurang dari seminggu itu dilahirkan bukan oleh pertolongan petugas medis.

“Ini masih kami dalami modus pembuang dan pelakunya. Soal dugaan hasil hubungan gelap,  juga masih kani dalami,” papar Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Masaran AKP Agus Jumadi,  Kamis (14/6/2018) petang.

Baca Juga :  Ditetapkan Tersangka Kasus Kasda Sragen, Begini Tanggapan Lengkap Mantan Bupati Agus

Menurut hasil pemeriksaan tim medis, bayi berjenis kelamin perempuan itu dimungkinkan bukan lahir dengan bantuan petugas medis, bidan atau instansi persalinan. Hal itu terlihat dari kondisi tali pusar yang masih ada dan bekas potongannya tak lazimnya hasil tindakan medis.

“Dari pemeriksaan tadi tali pusarnya kelihatan dipotong bukan oleh bantuan media tapi diluar petugas medis, ” jelasnya.

Guna menguak siapa orangtua yang tega membuang bayinya,  saat ini tim masih mengintensifkan hasil penyelidikan. AKP Agus juga mengaku langsung menyisir lokasi tempat persalinan medis,  bidan di sekitar Masaran. Namun hasilnya memang tidak ditemukan adanya persalinan dalam rentang beberapa hari terakhir yang bergelagat mencurigakan.

Baca Juga :  Lokasi Kecelakaan Pikap Maut Tewaskan 2 Orang di Tol Sragen Hanya  Berjarak 2 KM dari Titik Peresmian Presiden Jokowi

“Ini masih terus kami selidiki, ” tandasnya.

Sementara,  kondisi bayi berkulit bersih itu kini masih mendapat penanganan medis di RSUD Sragen. Kapolsek memastikan kondisi bayi sudah berangsur membaik dan sehat meski sempat mengalami lemas akibat dibuang. Wardoyo

Baca Juga :  Sudah 4 Nyawa Melayang Usai Jalan Tol Sragen-Ngawi Diresmikan oleh Presiden Jokowi di Sragen

 

Loading...