loading...

 

Ilustrasi korban kecelakaan maut

SRAGEN- Mendekati lebaran, padatnya arus kendaraan memakan dua korban jiwa di wilayah Sragen. Dua orang tewas mengenaskan dalam insiden kecelakaan maut di dua lokasi yang berbeda.

Data yang dihimpun dari lapangan dan petugas PMI,  kecelakaan yang merenggut korban nyawa itu terjadi di jalur Sragen-Solo dan di Jalan Sukodono.

Kecelakaan di Pohjaring, Newung,  Sukodono menewaskan seorang nenek bernama Tukinah (70). Nenek malang asal Dukuh Tangen RT 20, Tangen, Gesi itu tewas mengenaskan dalam kecelakaan Minggu (10/6/2018) pukul 12.30 WIB itu. Kecelakaan itu juga membuat anaknya,  Dwi Ariyawan (55) mengalami luka parah.

Data yang dihimpun,  Tukinah meninggal dengan luka perdarahan hidung, memar mata kiri lecet dahi sebelah kanan, pelipis mata bawah bengkak, alis kiri lecet, tungkai kanan atas dan bawah patah tertutup.

Sedangkan Dwi mengalami luka Robek pelipis kiri 5 cm, dahi kiri 2 cm, mata kaki 3 cm, kepala atas 2 cm , bawah hidung 1 cm, telapak kaki putus, bengkak pada dahi kiri.

Loading...

Jasad nenek malang dan putranya itu langsung dilarikan ke RSUD Sragen. Belum diketahui secara pasti kronologi kecelakaan. Laporan hanya menyebutkan identitas korban, kondisi dan kejadian secara singkat.

Kecelakaan tak kalah tragis terjadi dua hari sebelumnya. Data yang masuk ke Polres,  kecelakaan maut juga terjadi di Jalan Raya Sragen-Solo tepatnya di timur Pos Bulu Purwosuman sekira pukul 19.00 WIB.

Kecelakaan menewaskan Tedi Prasetyo Budi (17) warga Banyon RT 16, Kroyo, Karangmalang, Sragen.

Korban ditemukan meninggal dunia dengan luka kepala pecah, patah tulang tangan,  rusuk,  lumbal,  paha dan sekujur tubuh. Korban diduga tergilas kendaraan roda empat.

Saat dikonfirmasi,  Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Muryati membenarkan adanya kejadian kecelakaan yang menewaskan dua korban tersebut. Pihaknya mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara di jalan raya. Wardoyo

 

Loading...