loading...

Wanita korban begal sadis di Tangen terbaring menjalani perawatan di RSUD Sragen Minggu (10/6/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Aksi begal sadis terjadi di Tangen, Minggu (10/6/2018) pagi. Pelaku yang diketahui mengendarai sepeda motor, nekat merampas paksa perhiasan kalung milik perempuan muda di Jembatan Grabagan, Katelan, Tangen Minggu (10/6/2018).

Akibat aksi pelaku yang beraksi sendirian itu,  perempuan bernama Wagiyem (45) warga Dukuh Grasak RT 16, Katelan, Tangen itu sampai terseret dari boncengan dan jatuh ke aspal. Korban mengalami luka parah dan terpaksa dilarikan ke RSUD Sragen.

Namun perlawanan korban berhasil menyelamatkan dua untai kalung yang dikenakannya. Pelaku gagal meraih kalung dan kemudian kabur setelah dikejar warga.

Data yang dihimpun di lapangan,  aksi begal nekat itu terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Bermula ketika korban selesai membeli kalung emas di Pasar Janglor Tangen.

Ia kemudian pulang naik ojek motor yang dikendarai Saryanto (57) tetangga korban. Sesampai di Jembatan Grabagan, mendadak keduanya dikejutkan dengan seorang pengendara motor tak dikenal yang muncul dan memepet di sebelah kanan mereka.

Barang bukti kalung milik korban yang hendak dibegal

Secepat kilat, pelaku yang diduga sudah menguntit korban,  langsung berusaha merampas kalung di leher korban dari atas motor.

Loading...

Namun korban berusaha mempertahankan kalungnya dengan memegang erat-erat. Melihat korban melawan,  pelaku memperkeras tarikannya dan menyendal paksa sehingga korban terpental dan jatuh dari motor.

Akan tetapi,  kalung gagal diraih dan tetap selamat. Korban mengalami luka parah di kepalanya yang bocor membentur aspal. Korban dilarikan ke RSUD dan berhasil diselamatkan meski harus mendapat banyak jahitan.

“Ceritanya korban ini habis beli kalung emas dan pulang ngojek. Sampai di jembatan dipepet orang tak dikenal yang kemudian menarik paksa kalungnya sampai terjatuh. Pelaku gagal membawa kalung tapi korban terjatuh dan luka parah. Pelaku kabur saat hendak dikejar warga. Awalnya warga tahunya kecelakaan ternyata korban hendak dibegal. Masih percobaan karena pelaku nggak berhasil membawa kalung korban, ” ujar Kapolsek Tangen,  AKP Sartu mewakili Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman Minggu (10/6/2018).

Kapolsek menambahkan pelaku diketahui satu orang dan mengendarai sepeda motor. Menurutnya warga maupun korban tak sempat mengenali pelaku karena kejadian berlangsung cepat. Kalung yang hendak dirampas berjumlah 2 untai seberat total 28 gram.

“Ada yang bilang naik Vixion ada yang bilang motornya Mega Pro. Karena kejadian cepat dan pelaku kabur saat hendak dikejar warga, “tandasnya.. Wardoyo

Loading...