loading...

Ilustrasi kecelakaan motor ringsek di Sragen. Foto/Dok JSnews

SRAGEN- Jangan pernah menyepelekan lampu kendaraan sekalipun berkendara di jalan kampung. Salah-salah, bisa fatal akibatnya.

Seperti yang menimpa dua pengendara sepeda motor di Miri ini. Gara-gara nekat bermotor tanpa lampu,  dua pengendara motor terlibat kecelakaan tragis di jalan Rejosari-Karanganyar tepatnya di Dukuh Rejosari,  Brojol, Miri dua petang silam.

Celakanya,  kedua motor juga sama-sama tidak ada pelat nomornya.

Data yang dihimpun di kepolisian Sabtu (2/6/2018), kecelakaan itu terjadi pukul 18.30 WIB.

Melibatkan Honda Supra tanpa nopol yang dikendarai Rohmad Affandi (44) asal Kali Tlowoh,  RT 9/9, Ngarep,  Juwangi, Boyolali dengan sepeda motor Honda Prima tanpa nopol yang dikendarai Warseno (40) asal Dukuh Bibis RT 10 Brojol, Miri, Sragen.

Menurut sejumlah saksi mata,  kecelakaan bermula ketika pengendara Honda Supra melaju dari arah utara. Sementara pengendara Prima dari arah berlawanan. Karena sama-sama tanpa lampu, sampai di lokasi kejadian kedua motor melaju agak ke tengah.

Loading...

Tabrakan hebat pun tak terhindarkan.  Kedua pengendara sama-sama terpental. Motor mereka ringsek. Rohmad mengalami luka sobek pada paha dan kaki, sedang Parji (29) tetangganya yang ia boncengkan mengalami luka pada punggung,  wajah dan kaki.

Sementara lawan tabrakannya,  Warseno mengalami luka pada lutut dan kanan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Para korban langsung dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis di Puskesmas setempat.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Muryati membenarkan kejadian itu. Saat ini kedua motor sudah diamankan dan korban sudah mendapatkan penanganan medis.

Atas kejadian itu,  Kapolres mengimbau agar masyarakat senantiasa menaati aturan berkendara dan kelengkapan kendaraan.  Utamanya lampu bahkan nomor polisi kendaraan. Sebab kelengkapan itu sangat vital bagi keselamatan pengendara. Wardoyo

Loading...