loading...


Tol fungsional dengan lapisan beton tipis (lane concrete). Foto: Tempo.co

JAKARTA – Pada mudik Lebaran 2018 ini masyarakat dapat menempuh perjalanan melalui jalan tol tanpa putus dari Merak ke Jakarta, hingga Surabaya.

Tol Merak-Jakarta-Cikampek, Cikampek-Palimanan, Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan telah beroperasi beberapa waktu lalu.

Adapun tol Pejagan-Pemalang masih fungsional tapi konstruksinya sudah 99 persen rampung dan siap untuk dipoperasikan. Tol Pemalang-Batang masih fungsional yang sebagian ruas tolnya sudah dilapis aspal, dan sebagian lagi baru dilapis beton rigid pavement dan lane concrete (lapisan beton tipis).

Untuk tol fungsional Batang-Semarang, kondisinya berupa lapisan beton, sudah ada yang rigid favement tapi lebih banyak ruas tol yang baru dilapis lane concrete.

Baca Juga :  Siswa Semata PK TNI AU A-76 Kunjungi Museum Adi Soemarmo

Semarang-Salatiga kondisi tolnya sudah operasional dengan tanpa hambatan. Salatiga-Boyolali-Colomadu masih fungsional satu lajur. Konstruksi jalan tol sebagian berupa rigid pavement dan lace concrete.

Staf SDMU Bidang Humas PT Jasamarga Solo Ngawi Hudja Arafuddin menghimbau agar pemudik berhati-hati saat melintas di tol fungsional dengan konstruksi jalan rigid pavement dan lane concrate.

Sebab, kontur jalan masih belum rata dan cenderung bergelombang. “Waspada dan hati-hati dengan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam,” kata Hudja saat dihubungi Tempo di Solo, 4 Juni 2018.

Baca Juga :  UKMI UNISRI Adakan Gema Muslimah dengan Tema Wanita Shalihah Sebaik-baiknya Perhiasan

Pemudik dari Jakarta arah Surabaya yang melintas di tol fungsional Salatiga-Colomadu dapat langsung melanjutkan perjalanan melalui tol Colomadu-Ngawi, Ngari-Kertosono, Kertosono-Surabaya.

Sedangkan untuk ruas tol tol Solo-Kertosono seksi Colomadu-Ngawi sepanjang 90,35 kilometer, Ngawi-Kertosono (88,36 kilometer) sudah bisa dikategorikan sebagai tol operasional tanpa biaya alias gratis selama mudik 2018.

Tol ini sudah beroperasi untuk 2 lanjur selama 24 jam. Kendaraan yang melintas di jalur ini dapat memacu kendaraannya dengan kecepatan 80-100 kilometer per jam. “Tapi tetap disarankan untuk tidak melebihi batas kecepatan (100 kilometer per jam) demi keamanan pemudik,” ujarnya.

Baca Juga :  FSRD ISI Solo Gelar Pameran Karya Mahasiswa Hingga ke Jatim

www.tempo.co

Loading...